Narasi Feminisme Pemikiran Raja Ali Haji: Refleksi Pasal Kesepuluh dalam Sejarah Gurindam Dua Belas

Nikodemus of Niko(1*), Emmy Solina(2),

(1) Universitas Maritim Raja Ali Haji
(2) Universitas Maritim Raja Ali Haji
(*) Corresponding Author


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis narasi feminisme dalam sejarah pemikiran Raja Ali Haji di pasal kesepuluh Gurindam Dua Belas. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi dan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat narasi feminisme dalam pemikiran Raja Ali Haji di pasal kesepuluh Gurindam Dua Belas yang terkait dengan isu hubungan antara laki-laki dan perempuan. Pandangan feminisme yang ditemukan dalam pasal kesepuluh Gurindam Dua Belas meliputi kesetaraan gender dan kritik terhadap ketidakadilan gender. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang pemikiran Raja Ali Haji dan kontribusinya terhadap perdebatan feminisme dalam budaya Melayu. Hasil penelitian ini dapat membuka ruang untuk diskusi dan refleksi tentang pandangan feminisme dalam tradisi Melayu serta pentingnya mengkaji kembali karya sastra lama dalam kaitannya dengan isu-isu gender.



Keywords


gurindam dua belas; feminism; raja ali haji; malay culture



DOI: http://dx.doi.org/10.24127/hj.v11i2.8346

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah (p-ISSN: 2337-4713,e-ISSN: 2442-8728) Jl. Ki Hajar Dewantara, No. 116 Metro Timur, Kota Metro, Lampung, Indonesia.

Phone (+6282278042958 Johan Setiawan) (historiaummetro@gmail.com)

 

Lisensi Creative Commons
HISTORIA by Pendidikan Sejarah UM Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah

Free counters!