Jamik Kotasan Mosque (1976-2023) and Islamic Education: Social and Religious History in Kotasan Village, Galang
DOI:
https://doi.org/10.24127/hj.v11i2.8213Keywords:
jamik mosque, educational, social history, religious,Abstract
Masjid memiliki berbagai multifungsi bagi umat Islam. Selain sebagai tempat beribadah, juga sebagai sarana untuk memperoleh pendidikan, pelaksanaan berbagai kegiatan sosial serta kegiatan keagamaan. Artikel ini memuat terkait sejarah sosial dan keagamaan masjid Jamik Kotasan melalui pendidikan Islam demi menjadikan masyarakat desa Kotasan menjadi insan kamil yang religius. Analisis latar belakang pendirian ditinjau dari aspek keagamaan, sosial, ekonomi dan intelektual, gaya arsitektural serta fungsi pendidikan, sosial dan keagamaan masjid Jamik Kotasan menjadi tujuan tulisan ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian sejarah sosial dipadukan dengan sentuhan historis dan arkeologis, penelitian ini menemukan antara lain; masjid Jamik Kotasan adalah masjid pertama yang di dirikan di desa Kotasan dengan bantuan dari masyarakat. Kedua, gaya arsitektural masjid Jamik pada mula di dirikan menggunakan model yang sederhana seperti kubah masjid, mihrab (tempat imam) dan liwan (ruangan luas untuk menampung para jamaah). Setelah di renovasi bertambah menjadi mimbar, serambi masjid, menara serta tempat berwudhu’. Ketiga, fungsi pendirian masjid Jamik di fokuskan pada fungsi pendidikan, sosial dan keagamaan di desa KotasanDownloads
Published
Issue
Section
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah in whole or in part provided that the original work is properly cited. Users (redistributors) of HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah are required to cite the original source, including the author's names, HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah as the initial source of publication, year of publication, volume number and DOI (if available).
HISTORIA by Pendidikan Sejarah UM Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.