Para Penganut Agama Kristen di Kampung Sawah-Pondok Gede (1900-1965)

Akhmad Syaekhu Rakhman(1*),

(1) 
(*) Corresponding Author


Abstract


Artikel ini bertujuan untuk mempelajari sejarah Kristen di Batavia, mempelajari sejarah Kristen di Kampung Sawahpondok Gede, mengetahui tentang kegiatan keagamaan umat Kristen di Kampung Sawahpondok Gede. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode sejarah, yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Sebagai hasil dari penelitian ini, Agama Kristen masuk ke Indonesia pada abad ke-7 tetapi Batavia tidak bertahan lama pada abad ke-19, ada utusan Zending dan individu yang aktif memberitakan Injil. Diantaranya adalah Pendeta Raja (1824-1884), yang mendirikan Gereja "Rehoboth" di Jatinegara, dan Bapak Anthing (1820-1883), yang merupakan Wakil Ketua Mahkamah Agung. Sementara Tuan Anthing menganggap Batavia sebagai ladang kerja yang sempit dan tandus, dan bahwa pemberitaan Injil oleh pekerja asing dengan menggunakan metode kebarat-baratan tidak mungkin tercapai, katanya, Injil harus diberitakan oleh penduduk asli dengan cara asli. Gereja-gereja di Indonesia telah lama memahami bahwa sekolah Kristen. Lembaga pendidikan Kristen adalah sarana paling strategis tidak hanya dalam konteks mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga mencerdaskan dunia siswa.


Keywords


Agama Kristen; Kampung Sawah-Pondok Gede (1900-1965);



DOI: http://dx.doi.org/10.24127/hj.v10i2.4565

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah (p-ISSN: 2337-4713,e-ISSN: 2442-8728) Jl. Ki Hajar Dewantara, No. 116 Metro Timur, Kota Metro, Lampung, Indonesia 

phone (+6285200847481) (historiaummetro@gmail.com)

 

Creative Commons License
HISTORIA by Pendidikan Sejarah UM Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah

 

 

Historia Stats

Free counters!