Sang Pucuk dan Sisi Gelap Petani Perkebunan Teh Pagilaran, Kabupaten Batang 1947-1948
DOI:
https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.4026Keywords:
konflik agraria, masyarakat petani, religius,Abstract
Selama abad ke-18 konflik mengenai lahan pertanian kerap terjadi antara kalangan petani desa dengan perusahaan milik kolonial. Aksi tuntutan dilakukan demi memperjuangkan hak agraria petani yang selama ini terampas oleh kalangan kelas atas. Tujuan penelitian ini ialah memberikan gambaran kepada pembaca bagaimana para kaum marginal desa dan kaum agamawan berjuang demi merebut kembali hak atas tanah Pagilaran yang dikuasai kembali pasca-Kemerdekaan tahun 1947 oleh kolonial. Penyelewengan oleh administratur desa dalam mengakomodasikan petani sejatinya menjadi titik penting dalam tulisan ini. Penulisan ini dilakukan dengan menggunakan metode historis yang terdiri dari empat tahapan, diantaranya heuristik, verifikasi, interprentasi dan historiografi, dengan mengambil rentang waktu antara 1947 hingga 1948. Penelitian sebelumnya mengenai Perkebunan Pagilaran sudah pernah ditulis oleh Wahyu Nugroho. Berdasarkan tulisan tersebut hanya mengkaji situasi pemberontakan dan kondisi tahun 2000. Sementara itu, yang menjadi perbedaaan dengan penelitian terdahulu adalah fokus pembahasan penulis yang belum dijelaskan mengenai sejarah konflik tanah masa kolonial.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah in whole or in part provided that the original work is properly cited. Users (redistributors) of HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah are required to cite the original source, including the author's names, HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah as the initial source of publication, year of publication, volume number and DOI (if available).
HISTORIA by Pendidikan Sejarah UM Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







