Evaluasi Program Pembelajaran Sejarah Menggunakan Model Context, Input, Process, Product (CIPP)
DOI:
https://doi.org/10.24127/hj.v8i2.2325Keywords:
Evaluation, CIPP, Model, Historical Learning, pendidikan, sejarah,Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evaluasi program pembelajaran sejarah di SMA dengan model CIPP yang terdiri dari evaluasi konteks, masukan, proses dan produk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi dokumen atau teks dengan menganalisis bahan tertulis sesuai dengan konteks kebutuhan evaluasi pembelajaran. Model CIPP menawarkan pelaksanaan evaluasi secara komprehensif yang dinilai tepat diterapkan dalam program pembelajaran sejarah. Model CIPP dalam penelitian ini meliputi konteks yang diterapkan pada kesadaran sejarah, masukan diterapkan pada kinerja guru, proses diterapkan pada media pembelajaran, dan produk diterapkan pada sikap nasionalisme. Hasil dari evaluasi model CIPP mampu menghasilkan tingkat akurasi yang tinggi yang dapat dijadikan bahan evaluasi bagi guru sejarah dan kepala sekolah.
References
Aman. (2011). Model Evaluasi Pembelejaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
Aman. (2013). Pengembangan Model Evaluasi Program Pembelajaran Sejarah Di Sma. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 16(2), 437–456. https://doi.org/10.21831/pep.v16i2.1126
Arikunto, S. (2008). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Dimyati, & Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Eko, W. P. (2016). Evaluasi program pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fahruddin. (2018). Hubungan Kinerja Guru, Sikap Nasionalisme dan Kesadaran Sejarah dengan Prestasi Belajar Sejarah Peserta Didik SMA di Yogyakarta Tahun Ajaran 2017-2018 (hal. 61–62). Universitas Negeri Yogyakarta.
Hernández-Ramos, P., & De La Paz, S. (2009). Learning History in Middle School by Designing Multimedia in a Project-Based Learning Experience. Journal of Research on Technology in Education, 42(2), 151–173. https://doi.org/10.1080/15391523.2009.10782545
Ivancevich, J. M. (2010). Management, Human Resource. Mc Graw Hil.
Lewis, S. V., Robinson, E. H., & Hayes, B. G. (2011). Implementing an Authentic Character Education Curriculum. Childhood Education, 87(4), 227–231. https://doi.org/10.1080/00094056.2011.10523183
Mamoura, M. (2013). History Teachers ’ Conceptions of Professional Identity in Developing Historical Consciousness to Students. American International Journal of Social Science, 2(7), 49–57. https://doi.org/10.30845/aijss
Mukodi. (2013). Pendidikan, ideologi, dan budaya: sebuah diskursus. Pacitan: LPPM Press.
Mulyana, A. (2008). Mengembangkan Materi Kontemporer Dalam Pembelajaran Sejarah. Tasikmalaya: Universitas Siliwangi.
Rusman. (2012). Model-model Pemebelajaran. Depok: PT. Rajagrafindo Persada.
Sayono, J. (2013). Pembelajaran Sejarah Di Sekolah: Dari Pragmatis Ke Idealis. Jurnal Sejarah Dan Budaya, 7(1), 9–17. https://doi.org/prefix 10.17977
Stufflebeam DL. (2003). The CIPP model for evaluation. In the Annual Conference of the Oregon Program Evaluators Network (OPEN).
Sunaengsih, C. (2016). Pengaruh Media. Jurnal Mimbar Sekolah Dasar, 3(2), 183–190. https://doi.org/10.17509/mimbar-sd.v3i2.4259
Sunarso. (n.d.). Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Uiversitas Negeri Yogyakarta.
Suprihatiningrum, J. (2013). Strategi Pembelajaran Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: ARRuzz Media.
Surono. (2011). Pengembangan Media Pembelajaran Macromedia Flash pada Kompetensi Mengelas dengan Oksi Asitilen di SMK Muhammadiyah Prambanan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah in whole or in part provided that the original work is properly cited. Users (redistributors) of HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah are required to cite the original source, including the author's names, HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah as the initial source of publication, year of publication, volume number and DOI (if available).
HISTORIA by Pendidikan Sejarah UM Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







