DARI ENDE UNTUK INDONESIA: LAWATAN SEJARAH DAERAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR BAGI GENERASI MUDA
DOI:
https://doi.org/10.24127/hj.v6i2.1527Abstract
Melemahnya rasa memiliki sejarah, belajar dari sejarah, dan kurangnya perhatian terhadap pengetahuan keberadaan objek-objek sejarah adalah rangkaian permasalahan kesejarahan dikalangan generasi muda. Lawatan Sejarah Daerah merupakan momentum yang sangat baik untuk merajut simpul-simpul kesejarahan. Merajut ingatan kolektif bangsa melalui penanaman nilai-nilai sejarah kepada generasi muda lewat belajar langsung dari sumber-sumber sejarah yang ada di daerahnya. Inspirasi atas prestasi dan sumbangsih dari melawat ke situs-situs bersejarah adalah merawat memori generasi muda, membela dan memperjuangkan harapan-harapan yang baik bagi genarasi muda, dan terus memperjuangkannya pembelajaran sejarah yang aktif, kreatif, inovatif dan menyenangkan. Suatu visi dari pembelajaran sejarah yang diusahakan secara sadar bukan hanya impian semata. Ende menjadi bagian penting dalam sejarah perjalanan bangsa ini, sebuah kota bersejarah bagi sang Proklamator, Ir. Soekarno. Tempat dimana beliau merenungkan Pancasila, bergaul dan mengambil nilai-nilai dari kearifan lokal masyarakat Ende itu sendiri. Melalui Lawatan Sejarah daerah ini, bermuara pada belajar dari sejarah dalam konteks penanaman nilai-nilai sejarah itu sendiri.References
Depdikbud RI. (1998). Simposium Pengajaran Sejarah (kumpulan Makalah Diskusi). Jakarta: CV Eka Dharma.
Dewanto, Philip. (2005). Metodologi Penelitian. Semarang: UNNES Press.
Fowler, Bridget. (2007). The Obituary as Collective Memory London: Routledge.
Gazalba, Sidi. (1981). Pengantar Sejarah sebagai Ilmu. Bandung: Bharata Karya Aksara.
Gottschalk, Louis. (1985). Mengerti Sejarah, Pengantar Metode Sejarah. Terjemahan Nugroho Noto Susanto. Jakarta: UI Press
Miles, Mathew B. dan A. Michael Huberman. (2007). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press.
Moleong, Lexy. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. (2003). Kurikulum berbasis kompetensi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Rohani, Ahmad. (1997). Media Internasional Edukatif. Jakarta: PT Rineka cipta.
Sadiman, Arif dkk. (2008). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Santana K, Septiawan. (2007). Menulis Ilmiah Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: yayasan Obor Indonesia.
Sudjarwa. (1989). Beberapa Aspek Pengembangan Sumber Belajar. Jakarta: PT Mediatama sarana perkasa.
Sudrajat, Ahmad. (2008). Sumber Belajar untuk Mengefektifkan Pembelajaran Siswa.http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/04/15/sumber-belajar-untuk-mengefektifkan-pembelajaran-siswa/artikel. (31 Mei 2011)
Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Wasino. (2007). Dari Riset hingga Tulisan Sejarah. Semarang: UNNES Press.
Widja, I Gede. (1989). Dasar-dasar pengembangan strategi serta metode pengajaran sejarah. Jakarta: PT Rineka cipta.
Widja, I Gede. (1989). Sejarah Lokal Suatu Perspektif Dalam Pengajaran Sejarah. Jakarta: Depdikbud.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah in whole or in part provided that the original work is properly cited. Users (redistributors) of HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah are required to cite the original source, including the author's names, HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah as the initial source of publication, year of publication, volume number and DOI (if available).
HISTORIA by Pendidikan Sejarah UM Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.