ANALOGI WAKTU PARUH DAN KONSTANTA PELURUHAN (DISINTEGRASI) RADIOAKTIF
DOI:
https://doi.org/10.24127/jpf.v7i2.1780Keywords:
Waktu Paruh, Konstanta Peluruhan, RadioaktifAbstract
Telah dilakukan percobaan menggunakan gelas ukur untuk menganalogikan peluruhan radioaktif yang mudah dipahami. Tujuan dari percobaan ini untuk menentukan waktu paruh dan konstanta peluruhan dari analogi radioaktif. Metode penelitian ini dilakukan dengan variasi tinggi dari masing-masing lubang pada gelas ukur dengan ketinggian 13 cm ; 22 cm ; 28 cm ; 31,5 cm dan 34,5 cm yang dilakukan pengulangan sebanyak 5 kali untuk setiap lubang. Dari hasil percobaan diperoleh waktu paruh (T) dari masing-masing lubang T1 = 0 s, T2 = 14,656 s, T3 = 17,532 s, T4 = 18,416 s, T5 = 21,798 s dengan konstanta peluruhan (λ) dari masing-masing lubang λ1 = 0 s-1, λ2 = 0,0472 s-1, λ3 = 0,0395 s-1, λ4 = 0,0376 s-1, λ5 = 0,0317 s-1. Berdasarkan hasil percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa hubungan antara waktu paruh dengan konstanta peluruhan berbanding terbalik karena semakin lama waktu paruh yang didapatkan maka semakin kecil nilai konstanta peluruhan.
Kata Kunci: Waktu Paruh, Konstanta Peluruhan, Radioaktif
References
Arma, A. J. A. (2004). Zat Radio Aktif dan Penggunaan Radio Isotop Bagi Kesehatan. Universitas Sumatra Utara, Medan.
Basyari, A., Sunaryo, S., &Iswanto, B.H. (2012). Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Adobe Flash untuk Menjelaskan Fisika Inti dan Radioaktivitas Untuk SMA Kelas XII. In Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal)(Vo. 1,pp. 116-120).
Khaerani, N., Azam, M., Firdausi, K. S., & Soeleman, S. (2007). Penentuan kandungan unsure krom dalam limbah tekstil dengan metode analisis pengaktifan neutron. Berkala Fisika, 10(1), 35-43.
Krane, Kenneth S. (2014). Fisika Modern. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI Press).
Kristiyanti, K., Imran, W. Z., & Yuniarsari, L. (2017). Analisis Waktu Paruh Peluruhan Terhadap Persyaratan Dosis Radio isotop untuk Pemeriksaan Gondok. Prima-Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir, 6(2), 371-375.
Kurniawan, Y. B. (2003). Analisis Kandungan Unsur Merkuri (Hg) dalam Tanah Pertanian Menggunakan Metode Analisis Pengaktifan Neutron (APN) (Doctoral dissertation, Universitas Sebelas Maret).
Nyeneng, I. D. P., & Suana, W. (2018). Pengembangan Perangkat Flipped Classroompada Mata Pelajaran Fisika SMA. Jurnal Pendidikan Fisika, 6(2), 159-174.
Muzana, S. R. (2018). Penerapan Laboratorium Virtual Terhadap Hasil Belajar Fisika Pada Materi Rangkaian Arus Boalk-Balik Siswa Kelas XII SMA Negeri Abulyatama. Jurnal Pendidikan Fisika, 6(1), 34-42.
Saraswati, D. L., & Putri, D. A. (2018). Architecture of Atwood Machine Props with Sensor-based Passive Infrared. Indonesian Review of Physics, 1(1), 15-18.
Sasongko, D. P., & Tresna, W. P. (2010). Identifikasi unsur dan kadar logam berat pada limbah pewarna batik dengan metode analisis pengaktifan neutron. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Telaah, 2(1), 22-27.
Suparjo, S. (2014). Menentukan Waktu Paroh dan Konstanta Analogi Disintegrasi Radioaktif dengan Alat Peraga Pembelajaran Analogi Disintegrasi Radioaktif dari Botol Plastik. Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika, 4(1).
Swandi, A., Hidayah, S. N., & Irsan, L. J. (2014). Pengembangan Media PembelajaranLaboratorium Virtual untuk Mengatasi Miskonsepsi Pada Materi Fisika Inti di SMAN 1 Binamu, Jeneponto. Jurnal Fisika Indonesia, 18(52)., 20-24.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) FKIP UM Metro agree to the following terms:

Creative Commons License
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) FKIP UM Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. JPF offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in JPF in whole or in part provided that the original work is properly cited. Users (redistributors) of JPF are required to cite the original source, including the author's names, JPF as the initial source of publication, year of publication, volume number and DOI (if available).
