PENGARUH PENGGUNAAN COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS X SEMESTER GENAP SMK KARTIKATAMA 1 METRO T.P 2015/2016

Safitri Kurnia Lestari(1*), Ningrum Ningrum(2),

(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author


Abstract


Metode cooperative learning tipe think-pair-share  merupakan model pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara maksimal dalam kegiatan pembelajaran mulai dari merencanakan topik-topik yang akan dipelajari, bagaimana mendiskusikan topik suatu materi, hingga melakukan presentasi kelompok dan evaluasi. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini yaitu “ Masih banyak peserta didik yang belum tuntas hasil belajar pada mata pelajaran  kewirausahaan  peserta didik kelas X semester genap  SMK Kartikatama 1 Metro  tahun pelajaran 2015/2016”. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengatuh penggunaan model Cooperative Learning Tipe Think-Pair-Share(TPS) terhadap hasil belajar kewirausahaan pada kelas X semester genap SMK Kartikatama 1 metro tahun pelajaran 2015/2016. Maka hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: “Ada pengaruh positif pengunaan model Cooperative Learning TipeThink-Pair-Share  terhadap hasil belajar  kewirausahaan  peserta didik kelas X semester genap  SMK Kartikatama 1 Metro  tahun pelajaran 2015/2016”. Populasi dalam penelitian ini wilayah yang sebanyak 3 kelas dengan jumlah 71 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X AK 1 yang berjumlah 24sebagai kelas eksperimen dan kelas X AK 2yang berjumlah 21 sebagai kelas kontrol. Setelah dianalisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari analisis perhitungan nilai thitung>ttabel dapat dilihat pada daftar G, pada daftar signifikan 5% yaitu 9,10>1,72. Dan pada taraf signifikan 1% yaitu 9,10>2,51. Dengan demikian hipotesisnya berbunyi bahwa : ada pengaruh positip penggunaan Cooperative Learning Tipe Think-Pair-Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar kewirausahaan siswa kelas X AK 1 semester genap SMK Kartikatama 1 metro tahun pelajaran 2015/2016 pada pokok bahasan mengelola konflik. Siswa yang dinyatakan tuntas dengan KKM (75) setelah treatment sebanyak 14 siswa atau sebesar 58,33% dan siswa yang dinyatakan belum tuntas sebanyak 10 siswa atau sebesar 41,67%. Oleh karena itu untuk meninkatkan hasil belajar siswa, guru dapat menerapkan penggunaanCooperative Learning Tipe Think-Pair-Share(TPS) dalam pembelajaran yang di selenggarakan.


Full Text:

PDF

References


Alfabeta, Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta. PT. Rineka Cipta.

Alim, Sumarno. 2011. Pemanfaatan ICT Dalam Proses Merancang Dan Mengimplementasikan Model Pembelajaran Inovatif Designed Student Centred Instructional. From http://elearning.unesa.ac.id/myblog/alimsumarno/ (Jum’at, 7 Desember 2012, Pukul 10.00 WIB).

Ibrahim, M. Et, All. 2000. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya Press.

Lie, Anita. 2002. Cooperative Learning. Jakarta: Grasindo

Rosmini, Dkk.2009. JenisPembelajaran Cooperative Learning. Http://Ktiptk.Blogspirit. Com/ Archive/01/2004/Ketuntasan-Belajar. Html. Di Kutip Pada_Tanggal 20 Agustus 2015 Pukul 15.30 WIB

Sudjana. 2005. Metode Statistika. Bandung: PT Tarsito. Bandung

Sugianto dkk. 2014. Perbedaan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dan STAD Ditinjau dari Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matematis Siswa SMA. Jurnal Didaktik Matematika. Universitas Negeri Medan. [Online]. Tersedia : http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/DM/

Taruh, Enos. 2003. Konsep Diri dan Motivasi Berprestasi dalam Kaitannya dengan Hasil Belajar Fisika. Jurnal Penelitian dan Pendidikan (hlm.15-29) Gorontalo: IKIP Negeri Gorontalo.

Universitas Muhammadiyah Metro.2015. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Edisi Revisi 3. UM Metro.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ja.v4i1.473

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Office:
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116KotaMetro,KodePos 34111, Lampung, Sumatera - Indonesia

web stats
Promosi Stats

 

 

Flag Counter:

Flag Counter