Student Errors in Solving Three Dimensional Problems Based on Nolting Theory
(1) Universitas Pendidikan Indonesia
(2) Universitas Pendidikan Indonesia
(3) Universitas Pendidikan Indonesia
(*) Corresponding Author
Abstract
Abstrak
Dimensi tiga adalah salah satu materi yang sulit dipahami oleh siswa, sehingga dalam menyelesaikan soal dimensi tiga siswa melakukan banyak kesalahan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kesalahan siswa dan faktor penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal dimensi tiga pada konsep jarak titik, garis dan bidang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 65 siswa kelas XII di salah satu SMA di kota Bandung, Jawa Barat. Adapun intrumen yang digunakan adalah soal tes dimensi tiga dan pedoman wawancara. Untuk menganalisis kesalahan siswa dalam penelitian ini digunakan teori Nolting. Hasil penelitian ini adalah kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal dimensi tiga masih tergolong tinggi dengan persentase careless errors 54%, concept errors 65%, application errors 3% dan test-taking errors 37%. Adapun faktor penyebab terjadinya kesalahan-kesalahan tersebut dikarenakan siswa tidak menguasai materi prasyarat dengan baik, kesalahpahaman konsep jarak, kemampuan pandang ruang yang masih tergolong rendah dan tidak teliti. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kesalahan terbesar siswa pada dimensi tiga adalah kesalahan konsep dalam menentukan jarak titik, garis dan bidang. Oleh karena itu, diharapkan kepada tenaga pendidik untuk dapat memperhatikan kesalahan dan faktor pernyebabnya agar tidak terjadi kesalahan serupa.
Abstract
The third dimension is one of the materials that students need help understanding, so in solving three-dimensional questions, students make many mistakes. The purpose of this research is to find out the form of student errors and the factors that cause student errors in solving three-dimensional questions on the concept of distance to points, lines, and planes. This research is qualitative research with a case study approach. The subjects of this study were 65 students of class XII in one of the high schools in Bandung, West Java. The instruments used were three-dimensional test questions and interview guidelines. To analyze student errors in this study, the Nolting theory was used. The results of this study show that students' errors in solving three-dimensional questions are still relatively high, with a percentage of careless errors of 54%, concept errors of 65%, application errors of 3%, and test-taking errors of 37%. These errors cause these errors because students do not master the prerequisite material well, misunderstand the concept of distance, and the ability to see space is still relatively low and not thorough. Based on the results of this study, it can be concluded that the biggest error of students in the third dimension is the concept error in determining the distance of points, lines, and planes. Therefore, it is expected that educators can pay attention to errors and their causal factors so that similar errors do not occur.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdurrahman, M. (2018). Anak Berkesulitan Belajar: Teori, Diagnosis, dan Remediasinya. Rineka Cipta.
Apriani, D. (2017). Pengembangan lembar kerja siswa (LKS) berbasis konstruktivis pada materi ruang dimensi tiga di SMA. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 1(1), 29–38.
Budiarto, M. T., & Artiono, R. (2019). Geometri Dan Permasalahan Dalam Pembelajarannya (Suatu Penelitian Meta Analisis. JUMADIKA Jurnal Magister Pendidikan Matematika, 1(1), 9–18. https://doi.org/10.30598/jumadikavol1iss1year2019page9-18
Fadhelina, N. (2021). Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa melalui Penerapan Blended Learning pada Mata kuliah Geometri. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(2), 119–123. http://Jiip.stkipyapisdompu.ac.id
Fauzi, I., & Arisetyawan, A. (2020). Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Materi Geometri Di Sekolah Dasar. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 11(1), 27–35. https://doi.org/10.15294/kreano.v11i1.20726
Febriana, E. (2015). Profil Kemampuan Spasial Siswa Menengah Pertama ( Smp ) Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Dimensi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 1(1), 13–23.
Gall. (2014). Applying Educational Research: How to Read, Do, and Use Research to Solve Problems of Practice. In British Library Cataloguing-in-Publication Data.
Hardani, Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. In Pustaka Ilmu (Issue Maret). CV. Pustaka Ilmu Group.
Hidayat, B. R., Sugiarto, B., & Pramesti, G. (2013). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal pada Materi Ruang Dimensi Tiga Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa ((Penelitian dilakukan di SMA Negeri 7 Surakarta Kelas X Tahun Ajaran 2011/2012). Jurnal Pendidikan Matematika Solusi, 1(1), 39–46.
Kemendikbud. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 37 Tahun 2018 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar.
Kurniasari, I. (2013). Identifikasi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Geometri Materi Dimensi Tiga Kelas XI IPA SMA. … Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika …, November, 978–979.
Marfu’ah, I., Julaeha, S., & Solihah, A. (2019). Pengaruh Penggunaan Alat Peraga pada Materi Pokok Dimensi Tiga terhadap Hasil Belajar Matematika. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 4(2). https://doi.org/10.30998/sap.v4i2.4261
Maulana, F., & Pujiastuti, H. (2020). Analisis Kesalahan Siswa SMA dalam Menjawab Soal Dimensi Tiga Berdasarkan Teori Newman. MAJU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 7(2), 182–190.
NCTM. (2023). Principles and Standards. https://www.nctm.org/PSSM/
Nolting, P. D. (2012). Math Study Skills workbook (fourth, Issue October).
Novita, R., Prahmana, R. C. I., Fajri, N., & Putra, M. (2018). Penyebab kesulitan belajar geometri dimensi tiga. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 5(1), 18–29. https://doi.org/10.21831/jrpm.v5i1.16836
Nurfalah, A., & Bernard, M. (2020). Analisis Kesalahan Siswa SMK dalam Menyelesaikan Soal Materi Geometri Dimensi Tiga. Maju, 7(1), 70–75.
Nurussafa’at, F. A., Sujadi, I., & Riyadi. (2016). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi volume prisma dengan fong’s shcematic model for error analysis ditinjau dari gaya kognitif siswa. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 4(2), 174–187.
Rosita, A., & Novtiar, C. (2021). ANALISIS KESALAHAN SISWA SMK DALAM MENYELESAIKAN SOAL DIMENSI TIGA BERDASARKAN KATEGORI KESALAHAN MENURUT WATSON. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 4(2), 193–204. https://doi.org/10.51836/jedma.v1i2.175
Sari, V. L. (2017). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Dimensi Tiga Menggunakan Certainty Of Response Index (CRI) dan Wawancara Diagnosis. MATHEdunesa, 6(2), 77–83.
Suhady, W., Roza, Y., & Maimunah, M. (2019). Identifikasi Kesalahan Konseptual Dan Prosedural Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Pada Materi Dimensi Tiga. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 494–504. https://doi.org/10.31004/cendekia.v3i2.143
Upu, H., Dassa, A., & R., N. (2022). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika. Issues in Mathematics Education (IMED), 6(1), 83. https://doi.org/10.35580/imed32233
DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v12i2.6739
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.png)

.png)
