PENGARUH “FUNCTION CARD - FIRST FRACTION SERIES” TERHADAP KEMAMPUAN & KREATIVITAS SISWA SD DALAM MEREPRESENTASIKAN BILANGAN PECAHAN
(1) 
(2) Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Indonesia
(3) Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Indonesia
(*) Corresponding Author
Abstract
Materi Pecahan telah dipelajari sejak pendidikan dasar, khususnya Fase A. Namun, masih ditemukan adanya miskonsepsi terhadap representasi bilangan pecahan pada siswa sekolah dasar. Di sisi lain, Function Card-First Fraction Series diklaim sebagai media permainan yang didesain dengan tujuan untuk melatih kemampuan dan kreativitas siswa dalam materi representasi pecahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Function Card-First Fraction Series terhadap kemampuan dan kreativitas siswa SD dalam merepresentasikan bilangan pecahan. Penelitian kuantitatif jenis quasi experiment ini menggunakan desain One-Group Pretest Posttest Design. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan intrumen berupa tes uraian untuk mengukur kemampuan dan kreativitas siswa dalam merepresentasikan pecahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Function Card-First Fraction Series secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan dan kreativitas siswa SD dalam representasi pecahan menjadi lebih baik. Peningkatan signifikan pada aspek kreativitas terlihat dari unsur fluency, flexibility, dan originality. Berdasarkan simpulan tersebut, maka disarankan bagi guru untuk menggunakan media Function Card-First Fraction Series sebagai upaya dalam memfasilitasi siswa belajar representasi bilangan pecahan agar tidak hanya mampu namun juga memiliki kreativitas dalam merepresentasikan bilangan pecahan.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Alamsyah, E., & Farihah, U. (2024). Implementasi Teori Behavioristik dalam Motivasi Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Matematika di SD. Mubtadi: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah, 5(2), 117-125.
Amir, A. (2014). Pembelajaran matematika SD dengan menggunakan media manipulatif. In Forum Paedagogik (Vol. 6, No. 01). IAIN Padangsidimpuan.
Aziza, N., Sridana, N., Hikmah, N., & Subarinah, S. (2023). Analisis Kesalahan dan Scaffolding dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Materi Pecahan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1), 221-231.
Farida, N. (2014). Pengaruh sikap kreatif terhadap prestasi belajar matematika. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 3(2).
Guilford, J. P. (1950). Creativity. American Psychologist, 5(9), 444–454.
Haloho, S. H., Prambudi, A., & Hidayah, I. (2019, February). Meningkatkan pemahaman konsep operasi hitung bilangan pecahan siswa kelas viif smpn 22 semarang melalui pembelajaran discovery learning berbantuan apm. In PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika (Vol. 2, pp. 821-827).
Hariyani, M., Herman, T., Suryadi, D., & Prabawanto, S. (2022). Mengembangkan Desain Didaktis Berdasarkan Hambatan Belajar dan Learning Trajectory Siswa pada Konsep Dasar Pecahan di Sekolah Dasar. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 6(2), 416-425.
Hasan, B. (2015). Penggunaan scaffolding untuk mengatasi kesulitan menyelesaikan masalah matematika. APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 1(1), 88-98.
Hidayatullah, F. M., Sari, A. F., & Lutfianto, M. (2024). Strategi Siswa SD dalam Merepresentasikan Pecahan dengan Mengarsir Bangun Datar. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(3), 471-486.
Holis, A. (2016). Belajar melalui bermain untuk pengembangan kreativitas dan kognitif anak usia dini. Jurnal Pendidikan UNIGA, 10(1), 23-37.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian pembelajaran.
https://guru.kemdikbud.go.id/kurikulum/referensi-penerapan/capaian-pembelajaran/zitari.
Mahliza, A., & Rahayu, N. (2023). ANALISIS PENGIMPLEMETASIAN SOAL PECAHAN DI KEHIDUPAN KESEHARIAN ANAK KELAS V SD NEGERI ALUE PUNTI KALOY. OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika, 2(3), 105-110.
Nuraini, N. L. S., Suhartono, S., & Yuniawantika, Y. (2016). Kesalahan siswa pada operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan di kelas vi sekolah dasar. Sekolah Dasar: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan, 25(2), 168-175.
Nurjanah, J. (2019). Visual As A Stimulation in Developing Z Generation Creativity. Sandyakala : Prosiding Seminar Nasional Seni, Kriya, Dan Desain, 1, 285–290. Retrieved from https://eproceeding.isi-dps.ac.id/index.php/sandyakala/article/view/67.
Oktaviantoa, R. G., Septiana, B. F., & Weka, M. N. (2019, May). KREATIVITAS SISWA KELAS IV MEMAHAMI REPRESENTASI VISUAL PECAHAN DALAM BENTUK BANGUN DATAR. In Prosiding Seminar Nasional MIPA Kolaborasi (Vol. 1, No. 1, pp. 247-253).
Rumjaun, A., & Narod, F. (2020). Social learning theory—albert bandura. Science education in theory and practice: An introductory guide to learning theory, 85-99.
Saputri, M. E. E. (2021). Analisis Miskonsepsi Siswa Kelas VI SD Negeri Gunung Pasir Jaya pada Materi Pecahan. Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung, 9(2), 211-222.
Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2020). Motivation and social cognitive theory. Contemporary Educational Psychology, 60, Article 101832. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2019.101832
Siegler, R. S., Thompson, C. A., & Schneider, M. (2011). An integrated theory of whole number and fractions development. Cognitive Psychology, 62(4), 273–296. https://doi.org/10.1016/j.cogpsych.2011.03.001
Saparwadi, L. (2022). Kesalahan representasi siswa kelas III Sekolah Dasar pada materi pecahan. Mathema Journal, 4(2), 84-93.
Saputra, R., Novaliyosi, N., Syamsuri, S., & Hendrayana, A. (2024). Systematic literature review: Strategi scaffolding dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman siswa. J. Cendekia J. Pendidik. Mat, 8(2), 1697-1710.
DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v15i1.12238
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.png)

.png)