IDENTIFIKASI KONSEP FISIKA PADA KEARIFAN LOKAL KAYANGAN API DI KABUPATEN BOJONEGORO

Sefia Anggi Lestari(1*), Setyo Admoko(2), Nadi Suprapto(3),

(1) Universitas Negeri Surabaya
(2) Universitas Negeri Surabaya
(3) Universitas Negeri Surabaya
(*) Corresponding Author


Abstract


Kearifan lokal adalah sikap yang tercipta secara alamiah dan berasal dari adat istiadat atau ajaran leluhur. Kayangan api menjadi salah satu kearifan lokal yang dapat dijadikan pengetahuan baru dalam konsep fisika dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan library research. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan didapatkan bahwa kayangan api memiliki konsep fisika yaitu medan magnet dan listrik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kayangan api tersebut terjadi karena adanya medan magnet yang ada dalam bumi menjadi pengaruh abadinya api yang ada di kayangan api. Medan magnet bawah permukaan yang lebih dalam apabila dibandingkan dengan anomali lokal dikenal dengan anomali regional. Medan magnet dan arah magnetisasi merupakan faktor perubahan pada proses reduksi ke kutub arah vertikal. Serta tumpukan batuan dalam kayangan api terdiri atas batu lempung. Aliran listrik yang mengalir karena adanya konsep pemindahan karena adanya fluida gas. Batu lempung yang merupakan batuan berpori berisi air memiliki nilai resistivitas listriknya berkurang yang artinya akan semakin konduktif yang menjadikan api yang ada tidak pernah padam.


Keywords


Kayangan api; kearifan lokal; fisika; medan magnet; listrik.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24127/jpf.v10i1.4707

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing by:

 

 

 

 

 

  


 View JPF Stats


 

 Creative Commons License
Jurnal Pendidikan Fisika by Physics Education Program, Universitas Muhammadiyah Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

 

Flag Counter