KARAKTERISASI DAN SIFAT KEMAGNETAN PASIR BESI di WILAYAH LAMPUNG TENGAH

deska lismawenning puspitarum(1*), gita safitri(2), harlina ardiyanti(3), mohamad samsul anrokhi(4),

(1) Institut Teknologi Sumatera
(2) Institut Teknologi Sumatera
(3) Institut Teknologi Sumatera
(4) Institut Teknologi Sumatera
(*) Corresponding Author


Abstract


Karakterisasi dan pengujian sifat kemagnetan pasir besi ekstraksi di Wilayah Lampung Tengah telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan mineral dan sifat kemagnetan dari pasir besi di daerah Bekri Kabupaten Lampung Tengah dengan menggunakan metode presipitasi basa. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fisika, Institut Teknologi Sumatera pada bulan Juni hingga September 2018. Kandungan mineral pasir dianalisis menggunakan X-Ray Diffractometer (XRD). Hasil analisis ekstraksi pasir besi dengan variasi suhu 80oC, 120oC, dan 160oC berturut-turut berukuran 33.76 nm, 11.84 nm dan 11.14 nm. Sedangkan hasil analisis ekstraksi pasir besi dengan lama pengadukan yaitu 2 jam, 4 jam, dan 6 jam  berturut-turut memiliki ukuran partikel 43.12 nm, 11.14 nm, dan 11.32 nm. Hasil analisis kandungan mineral pasir besi di wilayah Lampung Tengah didominasi oleh Ilmenite dan Potassium Chloride. Kurva histerisis Vibrating Sample Magnetometer (VSM) menunjukkan bahwa pasir besi ekstraksi dari Lampung Tengah merupakan material antiferomagnetik dengan nilai magnetisasi saturasi maksimum (Ms) sebesar 5.78 memu (mili emu), magnetisasi remanen (Mr) 1.13 memu dan nilai medan koersivitas sebesar 851.68 Oe.


Keywords


pasir besi ekstraksi, ukuran partikel, kandungan mineral, sifat kemagnetan

Full Text:

PDF

References


Ahmad, T., Triwikantoro, T., Pratapa, S., & Darminto, D. (2009). Sintesis Partikel Nano Fe3-xMnxO4 Berbasis Pasir Besi dan Karakterisasi Struktur serta Kemagnetannya. Jurnal Nanosains & Nanoteknologi, 1(2), 67-73.

Costa, A. C. F. M., Tortella, E., Morelli, M. R., & Kiminami, R. H. G. A. (2003). Synthesis, microstructure and magnetic properties of Ni–Zn ferrites. Journal of magnetism and magnetic materials, 256(1-3), 174-182.

Fisli, A., Ariyani, A., Wardiyati, S., & Yusuf, S. (2018). Adsorben Magnetik Nano Komposit Fe3o4-Karbon Aktif Untuk Menyerap Thorium. Jusami| Indonesian Journal of Materials Science, 13(3), 192-197

Halliday, D., & Resnick, R. (1978). Fisika Jilid 2 (Terjemahan oleh: Pantur Silaban dan Erwin Sucipto). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Jiles, D. (2015). Introduction to magnetism and magnetic materials. CRC press.

Mairoza, A., & Astuti, A. (2016). Sintesis Nanopartikel Fe3O4 dari Batuan Besi Menggunakan Asam Laurat sebagai Zat Aditif. Jurnal Fisika Unand, 5(3), 283-286.

Mufit, F., Fadhillah, H. A., & Bijaksana, S. (2006). Kajian tentang Sifat Magnetik Pasir Besi dari Pantai Sunur Pariaman Sumatera Barat. Jurnal Geofisika, Bandung.

Velmurugan, K., Venkatachalapathy, V. S. K., & Sendhilnathan, S. (2010). Synthesis of nickel zinc iron nanoparticles by coprecipitation technique. Materials Research, 13(3), 299-303.

Zen, N. A., Widanarto, W., & Cahyanto, W. T. (2014). Karakterisasi Struktur dan Sifat Magnetik Manganese Ferrite sebagai. Pertemuan Ilmiah XXVIII HFI Jateng & DIY (pp. 268-271). Yogyakarta: HFI Jateng & DIY.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/jpf.v7i2.2189

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing by:

 

 

 

 

 

  


 View JPF Stats


 

 Creative Commons License
Jurnal Pendidikan Fisika by Physics Education Program, Universitas Muhammadiyah Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

 

Flag Counter