Meretas Tabu: Efektivitas Psikoedukasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Seksualitas Remaja

Penulis

  • Nazarlin Nazarlin Psikologi, Universitas Negeri Padang
  • Fatihah Raffles Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada
  • Sri Novia Martin Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Padang
  • Iftita Rahmi Psikologi, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24127/gdn.v14i4.12242

Kata Kunci:

Psychoeducation, Sex Education, Adolescents, Sexual Knowledge

Abstrak

Sex education is crucial for adolescents from an early age, as they are vulnerable to misinformation about sexuality. This study aimed to examine adolescents' perceptions of sex education and provide psychoeducation to prevent risky sexual behavior. The methods used included lectures and discussions, with measurements conducted using a sexual behavior tendency scale through a pre-test, post-test, and a follow-up one month after the intervention. The results showed a significant increase in adolescents' knowledge levels after psychoeducation, with t = -15.282 (p = 0.000) for the pre-test and post-test comparison, and significant stability in the follow-up (t = -9.473, p = 0.000). Psychoeducation helps individuals recognize the importance of sex education without stigma. This program effectively fosters a healthy understanding and a positive attitude toward sexuality. Therefore, broader implementation is necessary, both in schools through the integration of sexual psychoeducation materials and in communities using an environment-based approach.

Referensi

Andriani, R., Suhrawardi., & Hapisah. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku seksual pranikah. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(10), 3441-3446, 10.47492/jip.v2i10.1341

Andrianto, M. B., Dewi, Y., Padila., Andri. J., & Suryani, I. (2024). Hubungan pengetahuan dan peran orang tua terhadap perilaku seksual remaja. Jurnal Kesmas Asclepius, 6(1), 109-114. https://doi.org/10.31539/jka.v6i1.8702

Anggraini, F. N., Maryam, E. W., Widyastuti., & Affandi, G. Z. (2023). Psikoedukasi keterampilan regulasi emosi pada siswa smp. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 1197-1205. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v4i2.3156

Arfiani., Khatimah, H., & Akhfar, K. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Remaja Di Kabupaten Bulukumba. JRIKUF: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum, 1(4), 131-146. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v1i4.222

Arifati, W. (2023). BKKBN: 60 Persen Remaja Usia 16-17 Tahun di Indonesia Lakoni Seks Pranikah. Espos.id. https://news.espos.id/bkkbn-60-persen-remaja-usia-16-17-tahun-di-indonesia-lakoni-seks-pranikah-1703798

Best, O., & Ban, S. (2021). Adolescence: Physical changes and neurological development. British Journal of Nursing, 30(5). https://doi.org/10.12968/bjon.2021.30.5.272

Hamid, A., & Taslim, V. H. (2024). Psychoeducation of reproductive health in adolescents of ternate 1 state middle school. Jurnal PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(1), 118-125.

Izzani, T. A., Octaria, S., & Linda. (2024). Perkembangan masa remaja. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 259-273. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578

Kusumawardani, E., Herniyatun., Amin, H., Pangaribuan, R., Perestroika, G. D. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Ensiklopedia of Journal, 6(2), 89-95. http://jurnal.ensiklopediaku.org/

Lestari, W. (2019). Model komunikasi pendidikan seksualitas orang tua pada remaja. Indonesian Journal of Islamic Psychology, 1(1), 55-80. http://e-journal.iainsalatiga.ac.id/index.php/ijip/index

Liesmayani, E. E., Susanti, D., & Ginting, S. (2023). Hubungan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual beresiko di sma esa prakarsa selesai kabupaten langkat. Jurnal Bidan Mandiri, 1(2), 41-46. https://doi.org/10.33761/jbm.v1i2.1269

Marlia, M. A., & Affandi, G. R. (2024). Efektifitas psikoedukasi self control untuk mengurangi perilaku kenakalan remaja. Jurnal Pendidikan: Kajian dan Implementasi, 6(3), 255-269. https://journalpedia.com/1/index.php/jpki

Mommies Daily. (Agustus 15, 2024). Isu-Isu Seksual Di Kalangan Anak Remaja Tahun 2024. https://mommiesdaily.com/2024/08/15/isu-isu-seksual-di-kalangan-anak-remaja-tahun-2024

Nisa, A., & Isnaeni. (2025). Hubungan pengetahuan pendidikan seks dengan perilaku seksual pada remaja di smp negeri 46 kota bekasi. Mahesa: Malahayati Health Student Journal, (5)1, 199-207. https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i1.16479

Putri, R. S. M., Cita, E. E. (2024). Peran orangtua berkaitan pengetahuan seks pranikah remaja. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8(2), 116-129. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes

Sarwono, S. 2010. Psikologi Remaja. Jakarta. PT. Rajawali Pers.

Supraktiknya, A. Merancang Program dan Modul Psikoedukasi. Universitas Sanata Dharma.

Tumatar, D. P., & Sunarmi, A. (2023). Gambaran pengetahuan orang tua tentang edukasi seks pada remaja di desa kauditan tahun 2023. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 1(6), 69-76. https://doi.org/10.61132/obat.v1i6.125

Wahyuni, Y. F., Fitriani, A., Fatiyani., & Mawarni, S. (2023). Hubungan pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku seks pranikah di desa kampung jawa lama kota lhokseumawe. Media Informasi, 19(1), 90-96. https://doi.org/10.37160/bmi.v19i1.57

Widyaningrum, S. T., & Muhlisin, A. (2024). Tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan sikap remaja terhadap seks bebas di SMA Sukoharjo. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(2), 186-193. https://ejurnal.malahayati.ac.id/index.php/hjk

Yudiasti, N. (2023). Memerangi Stigma Tabu Pada Seksualitas Bersama Tabu.id. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2023/10/26/memerangi-stigma-tabu-pada-seksualitas-bersama-tabuid

Yulianto, A. (2020). Pengujian psikometri skala guttman untuk mengukur perilaku seksual pada remaja berpacaran. Jurnal Psikologi: Media Ilmiah Psikologi, 18(1), 38-47. https://jpsikologi.esaunggul.ac.id/index.php/JPSI/article/view/80

Diterbitkan

2024-12-30

Terbitan

Bagian

ARTICLES