Abstract365 Views





ARTICLES

Kesepian dan Pet Attachment: Menguraikan Keterkaitannya pada Kehidupan Wanita Lajang di Usia Dewasa Awal yang Memelihara Hewan


Debbie Tiara Pasaribu1*, Maria Nugraheni Mardi Rahayu2

[1] Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia. [2] Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia.

Abstract

Wanita lajang di usia dewasa awal cenderung mengalami kesepian karena gagal dalam memenuhi kebutuhan hubungan sosial yang bermakna dengan keluarga, teman, pasangan, bahkan hewan peliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pet attachment dan kesepian pada wanita lajang di usia dewasa awal yang memelihara hewan. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 233 wanita dengan karakteristik rentang usia 18-40 tahun, tidak sedang dalam hubungan romantis (lajang), dan memelihara hewan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional menggunakan instrumen skala UCLA Loneliness Scale Version 6 (ULS-6) dan The Lexington Attachment To Pets Scale (LAPS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara pet attachment dan kesepian pada wanita lajang di usia dewasa awal yang memelihara hewan yang berarti semakin tinggi tingkat pet attachment maka semakin tinggi juga tingkat kesepian, begitu pula sebaliknya (r = 0,170 dan sig. = 0,010). Dengan demikian, wanita lajang di usia dewasa awal perlu menyeimbangkan hubungan afiliasi antara manusia dengan hewan peliharaan. 

Keywords

Psychology; Social Psychology

Article Info

Artikel History: Submitted: 2025-05-07 | Published: 2025-10-13
DOI: http://dx.doi.org/10.24127/gdn.v15i3.12385
Vol 15, No 3 (2025) Page:

(*) Corresponding Author: Debbie Tiara Pasaribu, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia, Email: debbiepasaribu@gmail.com