KONSERVASI YANG HIDUP DALAM RITUAL: KAJIAN ETNOBIOLOGI UPACARA KEDE PADA MASYARAKAT ADAT DETUPERA
(1) Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Flores
(2) Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Flores
(3) Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Flores
(*) Corresponding Author
Abstract
This article discusses the “Kede” traditional ceremony as a form of local wisdom-based conservation that is still preserved by the Detupera indigenous community, Ende Regency. Through an ethnobiological approach, this research examines the symbolism, ritual structure, and ecological values contained in the traditional practice. The “Kede” ceremony reflects the spiritual relationship between humans, ancestors and nature, and contains customary rules that support the sustainable preservation of natural resources. The results show that the use of local plants such as leke, denu, kela and lelu has symbolic meanings that strengthen environmental conservation and biodiversity preservation. This ritual also functions as an intergenerational ecological education system within the indigenous community. Therefore, the “Kede” ceremony can be a contextual conservation model that integrates cultural values, spirituality, and ecological ethics in maintaining the balance of nature.
Kata Kunci: Konservasi, Upacara Adat, Etnobiologi, Kearifan Lokal, Ritual
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Afdhal, A. 2023. Examination of Traditional Customs in Minangkabau Leadership Tradition: Continuity and Changes in the Modern Era. Publicus : Jurnal Administrasi Publik, 1(2): 119–134.
Andira, M. A., Pallu, D., Sari, I., & Maria, H. 2024. Merajut Spiritualitas Dan Lingkungan: Tinjauan Teologis Terhadap Keselamatan Alam. Jurnal Silih Asih, 1(2): 10–18.
Angin, I. S., & Sunimbar, S. 2020. Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Menjaga Kelestarian Hutan Dan Mengelola Mata Air Di Desa Watowara, Kecamatan Titehena Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur. Geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi, 1(1): 51–61.
Asrulla, Risnita, Jailani, M. S., & Jeka, F. 2023.Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3): 26320–26332.
Asyifa’a, N., Supraptob, N., & Marianac, N. H. S. 2025. Keseimbangan ekologi dan nilai-nilai bersama dalam tradisi petik laut: kajian kearifan lokal di pantai selatan jember. Jurnal BATAVIA, 2(1): 1–12.
Bugis, H.A., & Riyanto, A. 2024. Menggali Konsep Filosofis Ritual Wu’u Lolo Masyarakat Lamaole-Lawomaku-Flores Timur dalam Perspektif “Being in the Other” menurut Heidegger. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia, 6(1): 30–40.
Deha, D., Nurmayani, A., Agustin, D. N., Swandaru, E. K., Tinggi, S., Pariwisata, M., & Mondial, L. 2025. Ritual Mistis Dalam Tradisi Sunda Wiwitan (Kajian Antropologi Agama). Jurnal Lemondial Business School, 11(01); 80–91.
Fakhriyah, Yeyendra, & Marianti, A. 2021. Integrasi Smart Water Management Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Konservasi Sumber Daya Air di Indonesia. Indonesian Journal of Conservation, 10(1): 67–41.
Fiqriyah, A. N. R. 2022. Pelestarian Upacara Adat Erau Di Kabupaten Kutai Kartanegara Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Jurnal Riset Pembangunan, 5(1): 45–55.
Gobang, Y. K. G. D., Edmondus Iswenyo, N., Ronaldus, N., & Adrianus, N. 2022. Makna Nilai dan Fungsi Sosial Ritual Adat Loka Po’o (Analisis Makna Simbolik Ritual Adat Loka Po’o Di Desa Koro Bhera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur). Jurnal Representamen, 8(2): 94–111.
Gule, Y. 2021. Eco-Teosentris: Studi Eco-Teologi dan Kearifan Lokal Dalam Masyarakat Batak Toba. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(1):100–116.
Jumyadi, U., & Pendidikan. 2025. Tradisi Ujungan dalam Perspektif Antropologi: Ritual Saling Cambuk sebagai Ekspresi Budaya dan Simbol Ketangguhan Masyarakat Adat. Jurnal Pendidikan Sejarah, 13(01): 1–7.
Marasabessy, I., Bahalwan, F., Badarudin, M.I., Fahrudin, A., Imran, Z., & Agus, S.B. 2023. Pengelolaan Wilayah Kepulauan Timur Indonesia untuk Mencegah Tragedy of the Commons. Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Laut Berkelanjutan, 549–592.
Maruapey, A., Nanlohy, L. L., & Saeni, F. 2024.Etnobiologi Dan Interdependensi Masyarakat Terhadap Kawasan Konservasi. Jurnal Median, 16(3): 155–166.
Matthew B, M. and A. M. H. 2014. Qualitative Data Analysis: In K. Perry (Ed.), Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). SAGE Publications, Inc. 2455 Teller Road Thousand Oaks.
Miles, M. B., Huberman, Michael, A., Saldaña, & Johnny. 2014. Qualitative Data Analysis. In Sage.
Nasution, A. 2015. Metodologi Penelitian: Metodologi penelitian Skripsi. In Rake Sarasin (Issue May).
Noor, I. 2023. Peran Keanekaragaman Hayati Di Indonesia Dalam Mengatasi Perubahan Iklim Global. Semnas Bio, 2809–8447
Noor, R., & Asih, T. 2018. Tumbuhan Obat di Suku Semendo Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat. Penerbit Laduny.
Riyan, R., & Yeti Mulyati. 2023. Nilai Ekologis Dalam Upacara Adat Ruwatan Gunung Manglayang. Jurnal Binagogik, 10(2), 271–282. https://doi.org/10.61290/pgsd.v10i2.463
Rondo, A., & Hudayana, B. 2023. Fungsi Spiritual dari Ritual Hole dalam Pertanian di Masyarakat Adat Liae Suku Jingtiu. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 9(2): 589-598
Sandri, Y. A., Cajambo, Y. A., Jani, B., & Jindung, P. B. 2025. Revitalisasi Ekoteologi Lokal : Sebuah Upaya Mengatasi Krisis Lingkungan di Manggarai. Jurnal Sains Ekonomi Dan Edukasi, 2(4): 746–759.
Sarare, O., Saripudin, A ., Amin, R., & Rubi. 2023. Politik Hukum Pengelolaan Hutan Adat Dan Pertambangan Di Kalimantan Selatan Tahun. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 1(1): 1–14.
Sartini, N. W. 2017. Makna simbolik bahasa ritual pertanian masyarakat Bali. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 7(2): 99-120
Suarka, I. N., & Bawa, A. A. G. 2023. Konservasi Tumbuh-Tumbuhan Berbasis Kearifan Lokal Dalam Sastra Tutur Jawa Kuna: Pendekatan Teologi Hindu-Botani Sastra. Jayapangus Press: Jurnal Penelitian Agama Hindu, 7: 82–94.
Wuwur, O.E. S. P., Kuswandi, D., & Awaliyah, S. 2023. Internalisasi Kearifan Lokal Leva Nuang Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4): 782–791.
Yulianti, I. 2015. Pewarisan Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Adat Cikondang. Jurnal Candrasangkala, 1(1): 112–133.
Zen, S., Kamelia, M., & Noor, R. 2020. Pemanfaatan etnomedisin dari famili Zingiberaceae pada masyarakat etnis Lampung Pesisir kabupaten Tanggamus kecamatan Semaka provinsi Lampung. Pros. SemNas. Peningkatan Mutu Pendidikan. 1(1), 214-220.
Zen, S., Kamelia, M., Noor, R., & Asih, T. 2022. Etnobotani tumbuhan yang berpotensi sebagai edible flower di Desa Bangunrejo Kabupaten Tanggamus Lampung. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA 1(1):87-98.
DOI: http://dx.doi.org/10.24127/bioedukasi.v17i1.13471
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Bioedukasi : e-ISSN (2442-9805), p-ISSN (2086-4701)
Jl. Ki Hajar Dewantara, Kota Metro, Lampung, Indonesia
(Phone1) +6285292078488 (Email1) bioedukasi.ummetro@gmail.com
(Phone2) +6281272920110
Bio Statistik 
VIEW MY STATE (Pengunjung Kami)
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
