Nilai-Nilai Karakter dalam Cerita Rakyat Banyuwangi Serta Relevansinya Terhadap Pembelajaran Sejarah
DOI:
https://doi.org/10.24127/hj.v8i2.2924Keywords:
nilai karakter, cerita rakyat, Banyuwangi, pembelajaran, sejarah,Abstract
Dalam pembelajaran sejarah kita mengenal istilah tradisi lisan. Tradisi lisan dapat kita temukan salah satunya melalui cerita rakyat. Cerita rakyat yang tergolong dalam tradisi lisan atau bisa disebut juga dengan folklor merupakan pesan verbal yang disampaikan secara turun-temurun dan dari generasi ke generasi. Cerita rakyat Banyuwangi merupakan salah satu cerita rakyat yang ada di Indonesia yang memilki nilai-nilai karakter yang patut kita teladani. Dalam cerita rakyat Banyuwangi yang berjudul Asal–usul Banyuwangi, Mas Ayu Melok dan Joko Wulur banyak nilai karakter yang dapat kita jadikan materi dalam pembelajaran sejarah. Hal ini dapat menjadikan salah satu cara untuk melestarikan cerita rakyat Banyuwangi dibidang pendidikan. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur. Penelitian studi literatur berkenaan dengan pengumpulan sumber pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan yang disesuaikan dengan judul penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan mempelajari cerita rakyat siswa dapat membedakan cerita rakyat yang tergolong mitos, legenda atau dongeng. Nilai-nilai karakter yang didapat dalam cerita rakyat Banyuwangi terbagi menjadi dua kategori yakni karakter positif dan karakter negatif. Nilai Karakter positif diantaranya: kerja keras, tanggung jawab, pengabdian, jujur, adil, dermawan, religius, bijaksana, gotong royong. Sedangkan nilai karakter negatif yaitu mudah terpengaruh, iri, pemberontak, serakah, malas dan acuh tak acuh.
Â
References
Bungin, Burhan. (2008). Penelitian Kualitatif; Komunikai, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.
Danandjaja, James. (2007). Folklor Indonesia, Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain lain. Jakarta: Grafiti.
Effendi, Tadjuddin Noer. (2013). Budaya Gotong-Royong Masyarakat dalam Perubahan Sosial Saat Ini. Jurnal Pemikiran Sosiologi, Vol. 2 No.1.
Endraswara, Suwardi. (2013). Folklor Nusantara. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Haviland, William A. (1993). Antropologi (Edisi Terjemahan oleh R. G. Soekadijo). Jakarta: Erlangga.
Hutomo, Suripan. S & E. Yonohudiyono. (1996). Cerita Rakyat dari Banyuwangi. Jakarta: Grasindo.
Kuntowijoyo. (2003). Metodologi Sejarah Edisi ke-2. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Liaw, Yock Fang. 1991. Sejarah Kesusatraan Melayu Klasik. Jakarta: Erlangga.
Sugiono. (2015). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Wahyu. (2013). Strategi Penyiapan Guru IPS yang Berkarakter. Prosiding Seminar Nasional Implementasi Kurikulum 2013 dan Aktualisasi Pendidikan Ilmu Pengtahuan Sosial dalam Memantapkan Insan Berkarakter. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat.
Wibowo, Agus. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Wibowo Agus & Gunawan. (2015). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wiriaatmadja, Rochiati. (2018). Pendidikan Nilai dalam Pembelajaran Sejarah. Bandung: Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.
Wisadirana, Darsono. (2004). Sosiologi Pedesaan: Kajian Kultural dan Struktural Masyarakat Pedesaan. Malang: UMM Press.
Yeni Mulyani. (2012). Tradisi Lisan dan Identitas Bangsa: Studi Kasus Kampung Adat Sinarresmi, Sukabumi. Jurnal Patanjala,Vol. 4 No.3.
Zed, Mestika. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah in whole or in part provided that the original work is properly cited. Users (redistributors) of HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah are required to cite the original source, including the author's names, HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah as the initial source of publication, year of publication, volume number and DOI (if available).
HISTORIA by Pendidikan Sejarah UM Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







