ANALYSIS OF CRITICAL THINKING PROCESS OF BLIND STUDENTS TO SOLVING FLAT BUILDING MATERIALS

Authors

  • Sofyan Adian Mukti Universitas Negeri Semarang
  • Sugiman Sugiman Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.24127/ajpm.v12i3.7475

Keywords:

Critical Thinking, Flat Shape Mathematics, Education for the Blind

Abstract

Education is an element that is very important for human survival, with the regulated it in a Law of the Republic of Indonesia article 15 of Law no. 20 of 2003 regarding the National Education System this type of education is for children with special needs.Education with special needs requires attention in its application, children with low vision special needs experience many difficulties in learning and applying critical thinking. This study aims to improve the quality of learning Mathematics and improve students' critical thinking skills. Critical thinking is needed in learning, including for blind students. So that critical thinking skills are needed in the learning process so that blind students can understand the material and solve problems well so that further research is needed. The research method used is descriptive qualitative, with the object of research being blind students at SLBN Ungaran The results of this study indicate the difficulty of blind students in answering flat shape questions based on mathematical critical thinking skills. Several factors cause including: (1). Students' difficulties in understanding the types of flat shapes; (2). When doing calculations, students need help understanding the shape of a flat shape so that the calculations and work processes carried out are not quite right. This Problem happens because students still need help understanding, analyzing, and identifying the purpose of the questions; (3). Student's difficulties in connecting the relationship between the concept and the Problem so that students have difficulty in determining the completion strategy.

Pendidikan merupakan elemen yang sangatlah penting bagi kelangsungan hidup manusia, Diatur dalam Undang undang Republik Indonesia pasal 15 UU No. 20 tahun 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional bahwa jenis pendidikan bagi Anak berkebutuhan khusus. Pendidikan berkebutuhan khusus memerluka perhatian dalam penerapan nya, anak berkebutuhan khusus low vision banyak mengalami kesulitan dalam belajar dan menerapkan berpikir kritis, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika, meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Proses berpikir kritis sangat dibutuhkan dalam pembelajaran tidak terkecuali untuk peserta didik tunanetra. Sehingga dibutuhkan kemampuan berpikir kritis yang dalam proses pembelajaran agar peserta didik tunanetra bisa memahami materi dan menyelesaikan soal dengan baik sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan obyek penelitian siswa tunanetra di SLBN Ungaran. Hasil penelitian ini menunjukkan kesulitan siswa tunanetra dalam menjawab soal bangun datar berdasarkan kemampuan berpikir kritis matematis. menyelesaikan permasalahan disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah: (1). Kesulitan siswa dalam memahami jenis bangun datar; (2). Saat melakukan perhitungan siswa kesulitan dalam memahami bentuk bangun datar sehingga perhitungan dan proses pengerjaan yang dilakukan kurang tepat. Hal tersebut terjadi karena siswa masih kesulitan dalam memahami, menganalisis, dan mengidentifikasi tujuan soal; (3). Kesulitan siswa menghubungkan keterkaitan konsep dengan soal sehingga siswa kesulitan dalam menentukan strategi penyelesaian.

References

Ariawan, R., & Nufus, H. (2016). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Uraian Kalkulus Integral Berdasarkan Level Kemampuan Mahasiswa, Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung,5(1). https://doi.org/10.22460/infinity.v5i1.p56-66.

Cahyono, B. (2017). Analisis Ketrampilan Berfikir Kritis Dalam Memecahkan Masalah Ditinjau Perbedaan Gender. AKSIOMA, 8(1), 50. https://doi.org/10.26877/aks.v8i1.1510

Dewi, D. P., Mediyani, D., Hidayat, W., Rohaeti, E. E., & Wijaya, T. T. (2019). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Smp Pada Materi Lingkaran Dan Bangun Ruang Sisi Datar. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 2(6), 371. https://doi.org/10.22460/jpmi.v2i6.p371-378

Ghufron Nur & Rini Risnawati. (2015). Teori-Teori Psikologi (1st ed.). Jakarta: Ar-ruzz Media.

Irham, M., & Wiyani, N. A. (2013). Psikologi Pendidikan, Teori dan Aplikasi dalam Proses Pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Khaeroni, K., Furti, F. F., & Rijal, M. R. (2023). Mengapa Anak Berkebutuhan Khusus Kelas IV SD Mengalami Kesulitan Memahami Geometri? Primary : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Dasar, 15(1), 15–24. https://doi.org/10.32678/primary.v15i1.8274

Kurniasih, N., Astuti, E. P., & Kurniawan, H. (2016). Pengembangan Puzzegi (Puzzle Segi Empat) Sebagai Media Pembelajaran Matematika Pada Siswa Tuna Netra. Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematika, 56-66 ISBN: 978-602-6122-20-9

Kurniawan, H. S. (2017). Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Pemahaman Konsep Pada Kelas Viii. Universitas Muhammadiyah Surakarta, 1-15.. Skripsi Universitas muhammadiah surakarta

Liandri, E. R., & Mahmudah, S.(2020) Pemanfatan Media Geoboard Pada Materi Bangun Datar Bagi Siswa Tunagrahita Ringan. Jurnal Pendidikan Khusus, 16(1),1-9.

Martyanti, A. (2019). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Low Vision dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Ditinjau Aspek Gender. 2(1), 53-58

Martyanti, A., & Suhartini, S. (2018). Etnomatematika: Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Budaya Dan Matematika. IndoMath: Indonesia Mathematics Education, 1(1), 35. https://doi.org/10.30738/indomath.v1i1.2212

Muthmainnah, R. N. (2015). Pemahaman Siswa Tunanetra: Buta Total Sejak Lahir dan Sejak Waktu Tertentu Terhadap Bangun Datar Segitiga, FIBONACCI Jurnal Pendidikan Matematika & Matematika, 1(1), 16. DOI: https://doi.org/10.24853/fbc.1.1.15-27

Nisa (2020). Peningkatan Hasil Belajar Matematika Pokok Bahasan Kesebangunan Bangun Datar Melalui Media Papan Berpaku Pada Siswa Tunanetra Kelas IX di SLB-A TPA Jember. SPEED Journal : Journal of Special Education, 3(2), 44–55. https://doi.org/10.31537/speed.v3i2.278

Ramadani, I. D. (2017). Layanan Pendidikan Bagi Siswa Tunanetra Low Vision Kelas V Sd Muhammadiyah Bogor. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Basic Education, 9(6).

Setiana, D. S., & Purwoko, R. Y. (2020). Analisis kemampuan berpikir kritis ditinjau dari gaya belajar matematika siswa. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 7(2), 163–177. https://doi.org/10.21831/jrpm.v7i2.34290

Sholihah, D. A., Shanti, W. N., & Ata, U. A. (2017). Diposisi Berpikir Kritis Matematis Dalam Pembelajaran Menggunakan Metode Socrates, Jurnal Karya Pendidikan Matematika, 4(2). https://doi.org/10.26714/jkpm.4.2.2017.1-9.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi (Mixed Method). Alfabeta.

Sumiati, A., & Agustini, Y. (2020). Analisis Kesulitan Menyelesaikan Soal Segi Empat Dan Segitiga Siswa Smp Kelas VIII Di Cianjur. Jurnal Pendidikan Matematika, 04(01). https://doi.org/10.31004/cendekia.v4i1.184

Veny Sri Astuti. (2015). Identifikasi Proses Berpikir Berdasarkan Asimilasi Dan Akomodasi Dalam Memecahkan Masalah Geometri Pada Siswa Smp Penyandang Tunanetra. Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika.

Wijayanti, D. A. I., Pudjawan, K., & Margunayasa I Gd. (2015). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Dalam Pembelajaran IPA di SD No. 1, 2, dan 3 Kaliuntu Gugus X Kecamatan Buleleng. E-Journal PGSD Universitas Pendidikan Ganesha, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v3i1.5740

Downloads

Published

26-09-2023

Issue

Section

Articles