PERANGKAT PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS BUDAYA MELAYU RIAU MATERI SEGIEMPAT DAN SEGITIGA

Susda Heleni(1), Sehatta Saragih(2), Nurawan Lubis(3*),

(1) Universitas Riau
(2) Universitas Riau
(3) Universitas Riau
(*) Corresponding Author


Abstract


Abstrak

Peranan guru dalam mengemas perangkat pembelajaran sangat menentukan hasil prestasi peserta didik. Pentingnya pembelajaran terkait budaya disajikan dalam mata pelajaran agar siswa lebih memahami makna dari materi yang diajarkan menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran berorientasi masalah yang valid dan praktis pada materi Segitiga dan Segi Empat untuk siswa kelas VII SMP/MTs. Penelitian ini menerapkan model 4D meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan diseminasi. Tahap pendefinisian meliputi analisis awal-akhir, analisis peserta didik, analisis konsep, analisis tugas dan perumusan tujuan pembelajaran. Tahap perancangan dilakukan dengan menyiapkan kerangka awal perangkat pembelajaran. Tahap pengembangan dilaksanakan dengan membuat perangkat sesuai rancangan awal yang kemudian dilakukan validasi. tahap diseminasi dilakukan dengan membuat artikel untuk dipublikasikan.  Setelah melalui tahapan pengembangan, rata-rata hasil validasi Silabus, RPP, dan LKPD adalah 3,58; 3.82; 3,49 dengan kriteria sangat valid. Pada penelitian ini dilakukan uji coba kelompok kecil terhadap 9 siswa dengan kemampuan heterogen menghasilkan persentase kepraktisan sebesar 87,38%. Peneliti melanjutkan uji coba kelompok besar terhadap 30 siswa kelas VII 2 SMPN 1 Tambusai, dan 39 siswa kelas VII A SMPN 3 Tambusai memperoleh persentase kepraktisan 87,48%.

 

Abstract

The role of the teacher in packaging learning tools greatly determines the results of student achievement. The importance of culture-related learning is presented in subjects so that students better understand the meaning of the material being taught is the background of this research. This study aims to obtain valid and practical problem-oriented learning tools on Triangles and Quadrilaterals for class VII students of SMP/MTs. This study applies the 4D model including the stages of defining, designing, developing, and dissemination. The defining stage includes the initial-end analysis, student analysis, concept analysis, task analysis and formulation of learning objectives. The design stage is carried out by preparing the initial framework of the learning device. The development stage is carried out by making the device according to the initial design which is then validated. The dissemination stage is carried out by creating articles for publication.  After going through the development stages, the average syllabus, lesson plan, and worksheet validation results were 3.58; 3.82; 3.49 with very valid criteria. In this study, a small group trial was conducted on 9 students with heterogeneous abilities resulting in a practicality percentage of 87.38%. The researcher continued the large group trial of 30 students in class VII 2 of SMPN 1 Tambusai, and 39 students in class VII A of SMPN 3 Tambusai, obtaining a practicality percentage of 87.48%.


Keywords


Budaya Melayu Riau; Problem Based Learning; Segiempat; Segitiga

References


Afriliziana, L. A., Roza, Y., & Maimunah, M. (2022). Rancangan Modul Ajar Fase D Konten Analisa Data Dan Peluang Dalam Implementasi Kurikulum Paradigma Baru. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(4).

Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Remaja Rosdakarya.

Amalya, L. (2019). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Problem Based Learning Berbasis Teknologi Informatika pada siswa SMK Tritech Informatika Medan TP. 2018/2019. In Resipotory UIN Sumatera Utara (Vol. 8, Issue 5). UIN Sumatera Utara.

Armis, A., Suhermi, S., & Heleni, S. (2017). The Development of Mathematics Learning Devices by Using Problem Based Learning for Junior High School Students of Class VII Semester 1 in Coastal Areas. Applied Science and Technology, 1(1), 1–6.

Damayanti, N., & Kartini, K. (2022). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA pada Materi Barisan dan Deret Geometri. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 107–118.

Darto dan Zelly Putriani. (2019). Pengembangan Model Pembelajaran Matematika. Kalamatika Journal, I(1), 17–36.

Habibah, A., Roza, Y., & Zulkarnain. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Model Tutorial Interaktif untuk Materi Pokok Lingkaran Kelas VIII SMP/MTs. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau, 4(2), 1–14.

Juniantari, M. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Trigonometri Dengan Model Inkuiri Berorientasi Pendidikan Karakter Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa. Wahana Matematika Dan Sains : Jurnal Matematika,Sains, Dan Pembelajarannya, 11(1), 61–76.

Khomsiatun, S., & Retnawati, H. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 2(1), 92–106.

Kosassy, S. O. (2019). Mengulas Model-Model Pengembangan Pembelajaran dan Perangkat Pembelajaran. Jurnal PPKn Dan Hukum, 14(1), 152–173.

Marpaung, R. W., & Sinaga, S. B. (2022). Ketercapaian Implementasi Kurikulum 2013 di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(April), 170–179.

Mulyatiningsih, E. (2014). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Aritmetika Sosial Berbasis Problem Based Learning di kelas VII SMP. Jurnal Elemen, 2(2), 92–114.

Nasution, S. R., & Mujib, A. (2022). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(2), 40–48.

Purnomo, D. (2011). Pengembangan Bahan Ajar Matematika Sebagai Sarana Pengembangan Kreativitas Berpikir. Aksioma: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika UPGRIS Semarang, 2(1), 1–8.

Resky, R., Hutapea, N. M., & Saragih, S. (2021). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VIII SMP. Jurnal Cendekia, 5(1), 10–24.

Saputri, M. W., Arigiyati, T. A., & Widodo, S. A. (2022). Prototipe Lembear Kerja Peserta Didik Matematika Berbentuk Elektronik Berbasis Tri N pada Pokok Bahasan Bilangan Bulat dan Pecahan. 6(Vol. 6 No. 1 (2022)), 1–10.

Septian, R., Irianto, S., & Andriani, A. (2019). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (Lkpd) Matematika Berbasis Model Realistic Mathematics Education. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 5(1), 59–67.

Sinthya, B., Yensy, N. A., Matematika, P. P., & Bengkulu, U. (2022). Analisis Tingkat Kognitif Soal Buku Mandiri Matematika SMP / MTS Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbitan Erlangga Materi Pythagoras. FARABI - Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 5(1), 11–19.

Soekisno, R. B. A., Zulkarnaen, R., & Ruli, R. M. (2021). Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Ditinjau Dari Analisis Uraian Materi Dan Hambatan Belajar. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 10(3), 1902.

Suryawan, I. P. P. (2014). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Untuk Model Pembelajaran Penalaran dan Pemecahan Masalah (MP3M) Berorientasi Masalah Terbuka. Jurnal Wahana Matematika Dan Sains, 8(1), 66–76.

Wulandari, B., & Surjono, H. D. (2013). Pengaruh problem-based learning terhadap hasil belajar ditinjau dari motivasi belajar PLC di SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 3(2), 178–191.

Yuanita, P., Zulnaidi, H., & Zakaria, E. (2018). The effectiveness of Realistic Mathematics Education approach: The role of mathematical representation as mediator between mathematical belief and problem solving. PLoS ONE, 13(9).

Yustianingsih, R., Syarifuddin, H., & Dan Yerizon, Y. (2017). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas VIII. Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 1(2), 258–274.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v12i1.6505

Refbacks

  • There are currently no refbacks.