ETNOMATEMATIKA SISTEM BILANGAN MASYARAKAT MANGGARAI TIMUR DAN MASYARAKAT TIMOR TENGAH SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i4.6380Keywords:
Etnomatematika, Sistem Bilangan, Kelompok Masyarakat.Abstract
Suatu kelompok masyarakat memiliki sistem bilangan yang dikembangkan untuk mewakili besaran dari suatu objek. Sistem bilangan ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji etnomatematika sistem bilangan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Manggarai Timur serta penerapannya dalam kehidupan masyarakat. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data penelitian ini yaitu data primer yaitu tokoh masyarakat Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten TTS dan sumber data sekunder yaitu jurnal, buku, dan literatur yang berkaitan dengan sistem bilangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara tidak tersruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Manggarai Timur memiliki sepuluh bilangan pokok yaitu bilangan satu sampai sepuluh, sedangkan bilangan lainnya merupakan hasil pengembangan bilangan pokok tersebut. Sistem bilangan ini diterapkan oleh masyarakat Kabupaten Manggarai Timur dalam penamaan hari, sedangkan masyarakat Kabupaten TTS menggunakannya dalam penamaan hari dan bulan. Dalam penamaan bilangan masyarakat Kabupaten TTS selain bilangan pokok mengalami metatesis, dimana hal ini tidak terdapat pada penamaan bilangan masyarakat Kabupaten Manggarai Timur. Selanjutnya, hasil penelitian ini dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah.
A community group has a number system developed to represent the magnitude of an object. This number system is applied in everyday life. Therefore, the purpose of this study is to examine the ethnomathematics of the number system of the people of Timor Tengah Selatan Regency and Kabupaten Manggarai Timur and its application in people's lives. This type of research is qualitative research with an ethnographic approach. The data sources for this research are primary data, namely community leaders in East Manggarai Regency and TTS Regency and secondary data sources, namely journals, books, and literature related to the number system. Data collection methods used are observation, unstructured interviews, and documentation. The results of this study indicate that the people of South Central Timor Regency and East Manggarai Regency have ten base numbers, namely numbers one to ten, while the other numbers are the result of developing these basic numbers. This number system is applied by the people of East Manggarai Regency on naming days, while the people of TTS Regency use it on naming days and months. In the naming of community numbers in TTS Regency, besides the principal numbers, there is a metathesis, which is not found in the naming of community numbers in East Manggarai Regency. Furthermore, the results of this study can be applied to learning in schools.
References
Ahmad, A. M. (2021). Konsep-Konsep Dasar Matematika dalam Ekonomi. Mega: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 77–85.
Amir, A. (2014). Pembelajaran Matematika SD dengan Menggunakan Media Manipulatif. Jurnal Forum Paedagogik, VI(01), 72–89.
Blegur, F., & Sitokdana, M. N. N. (2018). PERANCANGAN APLIKASI SISTEM BILANGAN TRADISIONAL SUKU LEPKI BERBASIS ANDROID. SESINDO 2018, 2018.
Daswarman, D., & Sutadji, E. (2022). ETNOMATEMATIKA MINANGKABAU PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR. JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar), 6(1), 16–20.
Eliza, N., & Pujiastuti, H. (2022). Studi Etnomatematika: Penentuan Tanggal Masyarakat Baduy dan Hubungannya dengan Konsep Aljabar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi, 6(1), 90–99.
Fitriani, A., Agung, A., Somatanaya, G., Muhtadi, D., Barat, J., Tirtayasa, S. A., Salem, K., Brebes, K., & Tengah, J. (2019). Etnomatematika : Sistem Operasi Bilangan. Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME), 1(2), 94–104.
Howe, R. (2019). Learning and using our base ten place value number system: theoretical perspectives and twenty-first century uses. ZDM - Mathematics Education, 51(1), 57–68. https://doi.org/10.1007/s11858-018-0996-3
Jenahut, K. S., & Maure, O. P. (2020). Eksplorasi Etnomatematika pada Permainan Banga Masyarakat Manggarai Timur. Jurnal Inspiratif Pendidikan, 9(1), 138–151.
Kusuma, D. A., Dewanto, S. P., Ruchjana, B. N., & Abdullah, A. S. (2017). The role of ethnomathematics in West Java (a preliminary analysis of case study in Cipatujah). Journal of Physics: Conference Series, 893(1), 12020.
Lalang, A. R., Parta, I. N., & Sisworo, S. (2021). Mathematics Knowledge in Numbering Activities in the Takpala Indigenous Village Community. Jurnal Pendidikan Sains, 9(2), 45–52. http://journal.um.ac.id/index.php/jps/article/view/15087
Maure, O. P., & Jenahut, K. S. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Probing-Prompting Berbasis Etnomatematika Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa. Math Educa Journal, 5(1), 37–45. https://doi.org/10.15548/mej.v5i1.2504
Maure, O. P., & Ningsi, G. P. (2018). Ekplorasi etnomatematika pada tarian caci masyarakat manggarai nusa tenggara timur.
Naja, F. Y., Mei, A., & Sa’o, S. (2021). Eksplorasi Konsep Etnomatematika Pada Gerak Tari Tradisional Suku Lio. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 10(3), 1836. https://doi.org/10.24127/ajpm.v10i3.3885
Nuh, Z. M., & Dardiri. (2016). Etnomatematika Dalam Sistem Pembilangan Pada Masyarakat Melayu Riau. Kutubkhanah: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 19(2), 220–238.
Sholihah, D. A., & Mahmudi, A. (2015). Keefektifan experiential learning pembelajaran matematika MTs materi bangun ruang sisi datar. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 2(2), 175–185. https://doi.org/10.21831/jrpm.v2i2.7332
Siddiq, M., & Salama, H. (2019). Etnografi sebagai teori dan metode. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 18(1), 23–48.
Suwarsono, S. (2016). Pengantar Penelitian Kualitatif. Hari Studi Dosen Program Studi Pendidikan Matematika, 1.
Syafitri, O., Rohita, R., & Fitria, N. (2018). Peningkatan Kemampuan Mengenal Konsep Lambang Bilangan 1 – 10 Melalui Permainan Pohon Hitung pada Anak Usia 4 – 5 Tahun di BKB PAUD Harapan Bangsa. JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, 4(3), 193. https://doi.org/10.36722/sh.v4i3.277
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika agree to the following terms:

Creative Commons License
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. AKSIOMA offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in AKSIOMA in whole or in part provided that the original work is properly cited. Users (redistributors) of AKSIOMA are required to cite the original source, including the author's names, AKSIOMA as the initial source of publication, year of publication, volume number and DOI (if available).

.png)



.png)

