PENGEMBANGAN MATERI AJAR BILINGUAL MATERI GEOMETRI BERBASIS REALISTIK

Wanda Fahriani(1*), Jesi Alexander Alim(2), Syahrilfuddin Syahrilfuddin(3),

(1) Universitas Riau
(2) Universitas Riau
(3) Universitas Riau
(*) Corresponding Author


Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi karena matematika yang masih bersifat abstrak pada penjelasan konsep dan kurangnya materi ajar bilingual tentang Realistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar bilingual materi unsur-unsur bangun datar sederhana yang valid dan praktis berbasis Realistik untuk siswa kelas II di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Pengembangan materi ajar bilingual menggunakan model pengembangan Model Plomp yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu: (1) analisis pendahuluan (Prelimminary Research), (2) pengembangan atau pembuatan prototype (Development or Prototyping), dan (3) penilaian (Assasement). Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari wawancara dan angket dalam uji validitas dan uji praktikalitas. Validasi diperoleh melalui uji validitas yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Kepraktisan produk diperoleh melalui uji praktikalitas yang dilakukan guru kelas dan peserta didik. Uji coba produk dilakukan di SD IT Humairoh 2 Pekanbaru. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, bahwa produk materi ajar bilingual materi geometri dinyatakan sangat valid dengan persentase rata-rata 86,20%, dan dinyatakan praktis dengan persentase rata-rata 85,93%. Sehingga materi ajar bilingual materi geometri berbasis realistik yang dikembangkan valid dan praktis, dapat digunakan dalam proses pembelajaran.


Keywords


Bangun Datar; Geometri; Materi Ajar Bilingual; Realistik

References


’Aini, Z. (2013). Implementasi Program Bilingual Untuk Meningkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Khadijah Malang. Skripsi Program Sarjana Pendidikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 18–19.

Arsih, F., Fitri, R., & Yogica, R. (2017). Validitas Panduan Praktikum Fisiologi Hewan Berbasis Keterampilan Proses Sains Untuk Mahasiswa Jurusan Biologi Universitas Negeri Padang. Bioeducation Journal, 1(2), 70.

Cherif, A. H., Gialamas, S. & Stamati, A. (2017). Developing Mathematical Knowledge and Skills through the Awareness Approach of Teaching and Learning. Journal of Education and Practice, 8(13), 108–132.

Farah, R. dan Budiyono, B. (2018). Pembelajaran Matematika Materi Geometri Di Sd Al Hikmah Surabaya. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(3), 254923.

Fuadiah, N. F., Zulkardi, C. H. & Hiltrimartin, C. (2009). Pengembangan Perangkat Pembelajaran pada Materi Geometri dan Pengukuran dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia di SD Negeri 179 Palembang. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 73–84.

Hadi, S. (2017). Pendidikan matematika realistik. PT RajaGrafindo Persada.

Kamarullah, K. (2017). Pendidikan Matematika Di Sekolah Kita. Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 1(1), 21. doi: 10.22373/jppm.v1i1.1729.

Kami, K. (2017). Dampak Bilingual Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Sekolah Dasar. Jurnal Edukasi Sumba, 1(2), 145–150.

Kusmayanti, A. (2020). Penerapan Model Contextual Reaching And Learning (CLT) untuk Meningkatkan Pemahaman Matematika Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar. COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education), 3(2), 52–57.

Lendo, O. dan Tamzil, F. (no date). Evaluasi Efektivitas Program Pembelajaran Bilingual Terhadap Kesempurnaan Komunikasi Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Budi Luhur Pondok Aren. Forum Ilmiah.

Margana dan Sukarno. (2011). Pengembangan Model Pembelajaran Bilingual’, Jurnal Kependidikan, 41,79–93.

Ruseffendi, E. T. (1991). Penilaian Pendidikan dan Hasil Belajar Siswa Khususnya dalam Pengajaran Matematika untuk Guru dan Calon Guru. Bandung: Diktat.

Russeffendi, E. T. (1988). Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya Dalam Pengajaran Matematika Untuk Meningkatkan CBSA, Perkembangan Kompetensi Guru. Bandung: Tarsito.

Shoimin, A. (2014). Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 210.

Siagian, M. D. (2016). Kemampuan koneksi matematik dalam pembelajaran matematika. MES: Journal of Matematics Education and Science2, 2(1), 58–67.

Sunismi. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Geometri Dan Pengukuran Berbasis Realistic Mathematics Education (RME) Untuk Siswa SMP Kelas VIII, Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 3.

Tipps, S., Johnson, A. dan Kennedy, L. (2010). Guiding children’s learning of mathematics. Nelson Education.

Wahyudi. (2016). Pengembangan Model Realistic Mathematics Education (RME) dalam Peningkatan Pembelajaran Matematika Bagi Mahasiswa Pedidikan Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar, (2), 47–57.

Wijaya, A. (2012). Pendidikan matematika realistik suatu alternatif pendekatan pembelajaran matematika. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Winitri, R., Hapidin, H. & Nurani, Y. (2020). Perbedaan Hasil Belajar Matematika Anak Usia 6-7 Tahun ditinjau dari Pemahaman Guru pada Pembelajaran Transisi dan Regulasi Diri. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 491. doi: 10.31004/obsesi.v4i2.402.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v12i3.5467

Refbacks

  • There are currently no refbacks.