KEMAMPUAN PEMAHAMAN GEOMETRI DALAM E-LEARNING DI MASA COVID 19

Muhamad Firdaus(1), Hodiyanto Hodiyanto(2*),

(1) IKIP PGRI Pontianak
(2) IKIP PGRI Pontianak
(*) Corresponding Author


Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) respon mahasiswa selama mengikuti pembelajaran daring (dalam jaringan) atau e-learning, (2)  kendala yang dialami mahasiswa selama mengikuti pembelajaran daring (dalam jaringan) dalam pembelajaran geometri, (3) kemampuan pemahaman geometri mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran daring. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, berupa studi kasus. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket, tes kemampuan pemahaman dan lembar wawancara. Adapun subjek penelitian yang diambil adalah dua orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak yang sedang mengambil mata kuliah geometri analitik bidang yang memiliki nilai terendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) mahasiswa lebih suka belajar tatap muka dari pada mengikuti perkuliahan online selama satu semester, (2) banyak sekali kendala yang dialami mahasiswa selama mengikuti pembelajaran seperti: jaringan yang tidak memadai bahkan banyak di daerah-daerah yang tidak ada signal/jaringan, sulitnya memahami dalam pembelajaran daring, kehabisan kuota, mahalnya harga kuota bagi keluarga tidak mampu, ketidakmampuan orang tua untuk membeli android, jaringan terganggu bahkan hilang pada saat bencana, dan tugas yang menumpuk yang diberikan oleh dosen, (3) mahasiswa masih kesulitan dalam menyelesaikan soal kemampuan pemahaman khusunya pada indikator pemahaman fungsional

Keywords


covid 19, e-learning, kemampuan pemahaman, kendala e-learning, respon

References


Abidin, Y. (2009). Guru Dan Pembelajaran Bermutu. Rizki Press.

Chandrawati, S. R. (2010). Pemamfaatan E-Learning Dalam Pembelajaran. Jurnal Cakrawala Kependidikan, 8(2), 172–181.

Dewi, W. A. F. (2020). Dampak COVID-19 terhadap Implementasi Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 55–61. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i1.89

Enriquez. (2014). Enriquez, M. A. S. (2014). Students ’ Perceptions on the Effectiveness of the Use of Edmodo as a Supplementary Tool for Learning. DLSU Research Congress. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004. 2014.

Ghufron, M. . (2018). Revolusi Industri 4.0: Tantangan, Peluang, Dan Solusi Bagi Dunia Pendidikan. Seminar Nasional Dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2018, 1(1), 332–337.

Hendriana, H., Rohaeti, E. E., & Sumarmo, U. (2017). Hard Skills dan Soft Skills Matematik Siswa (N. F. Atif (ed.)). PT Refika Aditama.

Hodiyanto, & Santoso, D. (2019). Geometer ’ s Sketchpad ( GSP ) dan Pemahaman Konsep Geometri Analitik Bidang. Jurnal Matematika Kreatif Inovatif.

Hodiyanto, & Santoso, D. (2020). How Geometer ’ s Sketchpad ( GSP ) Develop s Geometry Concept Understanding. 3(1), 31–35. https://doi.org/10.33122/ijtmer.v3i1.169

Iftakhar, S. (2016). Google Classroom: What Works And How? Journal of Education and Social Sciences, 3, 12–18.

Irwandani, I., Iqbal, M., & Latifah, S. (2019). Pengembangan Video Blog (Vlog) Channel Youtube Dengan Pendekatan Stem Sebagai Media Alternatif Pembelajaran Daring. Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan, 7(2), 135. https://doi.org/10.35450/jip.v7i2.140

Jamaluddin, D., Ratnasih, T., Gunawan, H., & Paujiah, E. (2020). Pembelajaran Daring Masa Pandemik Covid-19 Pada Calon Guru : Hambatan, Solusi dan Proyeksi. Karya Tulis Ilmiah UIN Sunan Gunung Djjati Bandung.

Kumar, V., & Nanda, P. (2019). Social media in higher education: A framework for continuous engagement. International Journal of Information and Communication Technology Education, 15(1), 109–120. https://doi.org/10.4018/IJICTE.2019010108

Moore, J. L., Dickson-Deane, C., & Galyen, K. (2011). E-Learning, online learning, and distance learning environments: Are they the same? Internet and Higher Education, 14(2), 129–135. https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2010.10.001

Permendikbud. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2014. Sereal Untuk, 51(1), 51.

Puspa, S. D., Riyono, J., & Puspitasari, F. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemahaman Konsep Matematis Mahasiswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 302–320. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i1.533

Setyosari, P. (2007). Pembelajaran Sistem Online: Tantangan dan Rangsangan. Majalah Ilmiah Pembelajaran, 3(2), 1–10. https://media.neliti.com/media/publications/220215-pembelajaran-sistem-online-tantangan-dan.pdf

Sicat, A. S. (2015). Enhancing College Students’ Proficiency in Business Writing Via Schoology. International Journal of Education and Research, 3(1), 159–178. www.learnnc.org,

So, S. (2016). Mobile instant messaging support for teaching and learning in higher education. Internet and Higher Education, 31, 32–42. https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2016.06.001

Sumarmo, U. (2010a). Berfikir dan Disposisi Matematik: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan Pada Peserta Didik. Fpmipa Upi, 1–27.

Sumarmo, U. (2010b). Berpikir Dan Disposisi Matematik: Apa, Mengapa, dan bagaimana dikembangkan pada peserta didik. Bandung: FPMIPA UPI.

Wahid, R., Pribadi, F., Pribadi, F., Wakas, B. E., & Wakas, B. E. (2020). Digital Activism: Covid-19 Effects in Campus Learning. Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education (BirLE) Journal, 3(3), 1336–1342. https://doi.org/10.33258/birle.v3i3.1174

Wahyono, P., Husamah, H., & Budi, A. S. (2020). Guru profesional di masa pandemi COVID-19: Review implementasi, tantangan, dan solusi pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 1(1), 51–65. http://ejournal.umm.ac.id/index.php/jppg/article/view/12462




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v10i4.4134

Refbacks

  • There are currently no refbacks.