KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER

Widi Lestari(1*), Tri Atmojo Kusmayadi(2), Farida Nurhasanah(3),

(1) 
(2) Universitas Sebelas Maret
(3) Universitas Sebelas Maret
(*) Corresponding Author


Abstract


Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah agar siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  kemampuan pemecahan masalah siswa ditinjau dari perbedaan gender. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah kelas XI TLM A SMK Maarif NU 2 Ajibarang Kab Banyumas. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan pemberian soal pada seluruh siswa kelas XI TLM A. Kemudian diambil 8 siswa sebagai sampel karena memenuhi sesuai indikator  kemampuan pemecahan masalah matematika. Indikator kemampuan pemecahan masalah matematika yang diambil adalah memahami masalah, melaksanakan rencana, merencanakan penyelesaian dan memeriksa proses dan hasil. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tingkat memahami masalah, siswa laki-laki lebih baik dari pada perempuan sehingga siswa laki-laki mampu mencapai tingkat memahami masalah dengan baik sehingga mampu menyebutkan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal dengan jelas. Siswa pada tingkat melaksanakan rencana, Siswa perempuan dan laki-laki pada tingkat ini sudah dapat dikatakan mampu mencapai dengan baik karena terbukti pada jawaban siswa yang menunjukkan bahwa siswa mengaplikasikan apa yang telah guru ajarkan. Siswa pada tingkat merencanakan penyelesaian siswa siswa laki-laki dan perempuan belum mampu menyimpulkan sesuatu yang ada menurut hasil yang telah diketahui maka belum mampu mencapai tingkat merencanakan penyelesaian. Siswa pada tingkat memeriksa proses dan hasil, siswa perempuan lebih mampu mencapai tingkat memeriksa proses dan hasil terbukti dengan ketelitian yang ada pada jawaban siswa. Siswa laki-laki kurang teliti saat menghitung bilangan pada matriks pengurangan.

Keywords


Gender, Kemampuan Pemecahan Masalah, Matematika

References


Agoestanto, Arief, & Safitri, S. N. (2013). Keefektifan Pembelajaran Matematika Mengacu Pada Missouri Mathematics Project Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah. Prosiding Seminar Nasional Matematika VII UNNES, 71–77.

Azizah, F. R. (2015). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Taksonomi SOLO pada Sub Pokok Bahasan Balok Siswa Kelas VIII-H SMP, 1–241.

Budiyono. (2017). Pengantar Metodologi Penelitian Pendidikan. Surakarta: UNS Press.

Capriora, D. (2015). Problem Solving-Purpose and Means of Learning Mathematics in School. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 1(9), 1859–1864.

Davita, P. W. C., & Pujiastuti, H. . (2020). Anallisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau Dari Gender. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 11(1), 110–117.

Diandita, E. R., Johar, R., & Abidin, T. F. (2017). Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Metakognitif Siswa SMP Pada Materi Lingkaran Berdasarkan Gender. Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 79–97.

Fitriani, Y., Jalmo, T., & Yolida, B. (2015). Hubungan Antara Gender Dengan Kemampuan Memecahkan Masalah. Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah, 3(5), 1–11.

Gunur, B., Alberta, & Apolonia. (2018). Hubungan Antara Kemampuan Numerik dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di Pedesaan. MaPan : Jurnal Matematika Dan Pembelajaran, 6(2), 148–160.

Gurun, J., Kubang, A., & Agam, P. (2018). Profil Kemampuan Spasial Mahasiswa Camper Dalam Merekonstruksi Irisan Prisma Ditinjau Dari Perbedaan Gender. MaPan : Jurnal Matematika Dan Pembelajaran, 6(1), 31–39.

Imamah, F. U., & Toheri. (2014). Pengaruh Penggunaan Kombinasi Metode Pembelajaran Discovery Learning Dan Brain Storming Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Pokok Bahasan Himpunan. EduMa, 3(1), 120–137.

Iswahyudi, G. (2012). Aktivitas Metakognisi dalam Memecahkan Masalah Pembuktian Langsung Ditinjau dari Gender dan Kemampuan Matematika. In Seminar Nasional Pendidikan Matematika UNS Surakarta. Surakarta.

Kusumawati, S. W. (2014). Penerapan Model Pembelajaran SAVI Untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah di Sekolah Dasar. JPGSD, 2(2), 1–10.

Mita, D. S., Tambunan, L. R., & Izzati, N. (2019). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Soal PISA. Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 1(2), 25–33.

Ngaeni, E. N., & Saefudin, A. A. (2017). Menciptakan Pembelajaran Matematika yang Efektif Dalam Pemecahan Masalah Matematika Dengan Model pembelajaran Problem Posing. Jurnal Aksioma, 6(2), 264–274.

Nur, A. S., & Palobo, M. (2018). Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau dari Perbedaan Gaya Kognitif dan Gender. Jurnal Matematika Kreatif -Inovatif, 9(2), 139–148.

Nurhayati, E., Mulyana, T., & Martadiputra, B. A. P. (2016). Penerapan scaffolding untuk pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematis. Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Pengajaran Matematika, 2(2), 107–112.

Putra, M., & Novita, R. (2014). Pemecahan Masalah Matematika Tipe PISA Pada Siswa Sekolah Menengah Dengan Konten Hubungan dan Perubahan. Jurnal MAJU ( Jurnal Pendidikan Matematika), 1(1), 37–46.

Rahayuningsih, S., & Feriyanto. (2018). Analisis Proses Berpikir Mahasiswa dalam Memecahkan Masalah Grup Ditinjau dari Gender. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 3(12), 1672–1681.

Ramadhani, R. (2017). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMA Melalui Guided Discovery Learning Berbantuan Autograph. JPPM, 10(2), 72–81.

Simanjuntak, E., Hia, Y., & Manurung, N. (2019). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Dalam Pemecahan Masalah Ditinjau Dari Gender. School Education Journal, 9(3), 213–220.

Siswati, B. H., Susilo, H., & Mahanal, S. (2016). Pengaruh Gender Terhadap Keterampilan Metakognitif dan Pemahaman Konsep Peserta Didik IPA dan Biologi di Malang. In Pros. Semnas Pend. IPA Pascasarjana UM (pp. 748–755).

Subarinah. (2013). Profil Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah Tipe Investigasi Matematik Ditinjau dari Perbedaan Gender. In Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika UNY (pp. 541–548). Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Tao, H.-L., & Michalopoulos, C. (2020). Gender Equality And The Gender Gap In Mathematics. J. Biosoc. Sci., 50(3), 227–243. https://doi.org/10.1017/S0021932017000141

Utami, C., & Anitra, R. (2020). Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Berdasarkan Gender pada Pembelajaran Realistic Mathematics Education Berbantuan Alat Peraga PANDU. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran, 6(3), 475–489.

Winata, R., & Friantini, R. N. (2020). Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Ditinjau Dari Minat Belajar Dan Gender. Journal of Mathematics Education, 6(1), 1–18.

Yurniati, & Wahyuningrum, E. (2015). Pembelajaran Berbasis ICARE Dalam Tutorial Online Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa UT. Infinity, 4(2), 182–189.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v10i2.3661

Refbacks

  • There are currently no refbacks.