ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM MEMECAHKAN MASALAH BERDASARKAN KEPRIBADIAN DAN STATUS PEKERJAAN

Marlinda Indah eka Budiarti, Laila Qadriyani Malikin

Abstract


Adapun tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kreatif mahasiswa dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan kepribadian dan pekerjaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif . Subjek penelitian ini dilakukan pada delapan Mahasiswa. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa:1) data hasil tes kepribadian MBTI yang berupa alat tes, yang akan diberikan kepada Mahasiswa; 2) data hasil tes pemecahan masalah yang berupa uraian yang diberikan kepada Mahasiswa; 3) dari hasil wawancara terhadap Mahasiswa. Instrument pendukung yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya yaitu:1) alat tes Myers-Briggs Type Indicator (MBTI); 2) soal tes pemecahan masalah; 3) pedoman wawancara; 4) alat perekam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber, diantaranya adalah: 1) tes Myers-Briggs Type Indicator (MBTI); 2) tes pemecahan masalah; 3) wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Berpikir kreatif ekstrovert mempunyai pekerjaan dalam pemecahan masalah,  sudah mampu memenuhi kreteria fluency, flexibility dan  originality. Sedangkan, estrovert yang tidak memiliki pekerjaan belum mampu memenuhi kreteria flexibility dan originality. Selanjutnya berpikir kreatif introvert yang memiliki pekerjaan dalam pemecahan masalah, sudah memenuhi kreatifitas fluency, flexibility, dan originality. Sedangkan berpikir kreatif  introvert  tidak memiliki pekerjaan dalam pemecahan masalah, sudah mampu memenuhi kreatifitas fluency. Namun, belum dapat memenuhi kriterian pada tahap flexibility dan originality.

The purpose of this study was to determine how students' creative thinking skills in solving math problems based on personality and work. This type of research is descriptive. The approach used is qualitative. The subject of this research was conducted on eight students. The data obtained in this study are: 1) data on the MBTI personality test results in the form of a test kit, which will be given to students; 2) data on problem solving test results in the form of descriptions given to students; 3) from the results of interviews with students. The supporting instruments used in this study include: 1) the Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) test kit; 2) problem solving test questions; 3) interview guidelines; 4) recording device. The data collection technique used in this study was source triangulation, including: 1) the Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) test; 2) problem-solving tests; 3) interview. The results of this study are that extrovert creative thinking has a job in problem solving, is able to meet the criteria of fluency, flexibility and originality. Meanwhile, estroverts who do not have a job have not been able to meet the flexibility and originality criteria. Furthermore, introvert creative thinking who has a job in problem solving, has fulfilled the creativity of fluency, flexibility, and originality. Meanwhile, introvert creative thinking does not have a job in problem solving, it is able to fulfill the creativity fluency. However, he has not been able to meet the criteria on the flexibility and originality stages.


Keywords


kemampuan berpikir kreatif; kepribadian; pekerjaan; creative thinking skills; personality; profession

References


Abdurrozak, R., & Jayadinata, A. K. (2016). Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Jurnal Pena Ilmiah, 1(1), 871-880.

Budiarti, M. I. E., & Ruslan, M. (2018). Critical Thinking of Extrovert Girls in Problem Solving. In University of Muhammadiyah Malang's 1st International Conference of Mathematics Education (INCOMED 2017). Atlantis Press.

Budiarti, M. I. E., Ruslan, R., & Kahar, M. S. (2018). Critical thinking of extrovert boys in problem solving. In International Conference on Mathematics and Science Education of Universitas Pendidikan Indonesia (Vol. 3, pp. 589-592).

Choridah, D. T. (2013). PERAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN BERPIKIR KREATIF SERTA DISPOSISI MATEMATIS SISWA SMA. Infinity Journal. https://doi.org/10.22460/infinity.v2i2.35

Fadillah, A. (2016). Pengaruh pembelajaran problem solving terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Fibonacci: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika, 2(1), 1-8.

Hasanah, N., Mardiyana, M., & Sutrima, S. (2013). Analisis proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari tipe kepribadian extrovert- introvert dan gender. Jurnal Pembelajaran Matematika, 1(4).

Ismayani, A. (2016). Pengaruh penerapan STEM project-based learning terhadap kreativitas matematis siswa SMK. Indonesian Digital Journal of Mathematics and Education, 3(4), 264-272.

Ikromi, S. L. (2018). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMA Melalui Pembelajaran Open-Ended Pada Materi SPLTV. Jurnal Matematika Statistika Dan Komputasi. https://doi.org/10.20956/jmsk.v15i2.5719

Marcia, dkk. (2010). Cross-National Patterns of Gender Differences in Mathematics: A Meta-Analysis. American Psychological Association 2010, 136(1).

Nasution, P. R. (2017). Perbedaan Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa pada Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pembelajaran Konvensional di SMPN 4 Padang sidimpuan. Jurnal Paidagogeo, 2(1), 46-62.

Nursa’adah, F. P., & Rosa, N. M. (2016). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Kimia Ditinjau dari Adversity Quotient, Sikap Ilmiah dan Minat Belajar. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA.

Pangestu, N. S., & Hasti Yunianta, T. N. (2019). Proses Berpikir Kreatif Matematis Siswa Extrovert dan Introvert SMP Kelas VIII Berdasarkan Tahapan Wallas. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v8i2.472

Purba, N. E., Surya, E., Syahputra, E., & Medan, P. U. (2017). Analisis kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pemecahan masalah pada materi FPB dan KPK. PPs Unimed Medan, Sumatera Utara. Indonesia.

Rasiman, R. (2015). Leveling Of Students’critical Ability In Solving Mathematics Problem Based On Gender Differences. Leveling of Students Critical Thinking Abilities in Mathematics Problem Solving in Line with Gender Differences, 3(4), 307-318.

Taher, T., Erdawati, E., & Afrizal, A. (2018). Pengaruh Model Problem Based Learning dan Tipe Kepribadian Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Koloid. JRPK: Jurnal Riset Pendidikan Kimia. https://doi.org/10.21009/jrpk.081.03

Tambunan, N. (2016). Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Minat Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA. https://doi.org/10.30998/formatif.v6i3.993




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v9i4.3161

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing by: