HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PENGGUNAAN SOFTWARE GEOGEBRA

Ali Asmar(1*), Hafizah Delyana(2),

(1) Universitas Negeri Padang
(2) STKIP PGRI Sumatera Barat
(*) Corresponding Author


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan antara kemandirian belajar dengan kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui penggunaan software Geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen.  Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 40 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Padang. Instrumen yang digunakan adalah tes dan angket. Tes yang digunakan berbentuk essay dan memuat indikator kemampuan berpikir kritis, sedangkan angket kemandirian terdiri atas 28 butir pernyataan. Metode penelitian yang digunakan ialah metode korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi untuk mengetahui hubungan antara berpikir kritis dengan kemandirian belajar mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui penggunaan software Geogebra pada pokok bahasan Geometri khususnya pada materi jarak bidang ke bidang. Hasil tersebut dilihat bahwa nilai korelasi Pearson sebesar 0,412 menunjukkan kekuatan hubungan antara kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Di samping itu, diperoleh nilai Sig. sebesar 0,014 lebih kecil dari 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kekuatan hubungan antara kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa signifikan.


Keywords


Kemandirian Belajar; Berpikir Kritis; Software Geogebra

References


Asngari, D. R. (2015). Penggunaan Geogebra dalam Pembelajaran Geometri. Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika UNY 2015, 299–302.

Batubara, I. H. (2019). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Melalui Metode Penemuan Terbimbing Berbantuan Software Geogebra Pada Mata Kuliah Kalkulus Peubah Banyak Di Fkip Umsu. MES: Journal of Mathematics Education and Science, 4(2), 152–159. https://doi.org/10.30743/mes.v4i2.1291

Cullinane Alison. (2009). Bloom’s Taxonomy and its Use in Classroom... (PDF Download Available). 1(October), 2009–2010. https://www.researchgate.net/publication/283328372_Bloom’s_Taxonomy_and_its_Use_in_Classroom_Assessment

Dunne, G. (2015). Beyond critical thinking to critical being: Criticality in higher education and life. International Journal of Educational Research, 71, 86–99. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2015.03.003

Egok. (2016). Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar dengan Hasil Belajar Matematika. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Ekawati, A., & Mathematic, M. (2016). Penggunaan Software Geogebra Dan Microsoft. 2(3).

Eliserio, D. (2012). Self-Regulated Learning and Mathematics Achievement in a Fourth Grade Classroom Self-Regulated Learning and Mathematics Achievement in a Fourth Grade.

Hendryawan, S., Yusuf, Y., & Wachyar, T. Y. (2017). Analisis Kemampuan Berfikir Kritis Matematis Siswa SMP Tingkat Rendah Pada Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Green’s Motivational Strategies. Aksioma, 8(2), 50. https://doi.org/10.26877/aks.v8i2.1744

Kurniati, L. dkk. (2018). The Influence of Self Regulated Learning to Mathematics Critical Thinking Ability on 3D-Shapes Geometry Learning using Geogebra. JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika), 7(1), 40. https://doi.org/10.25273/jipm.v7i1.2965

Mardiana, S., & Qohar, A. (2017). Pengembangan Media Interaktif Berbasis Penemuan Terbimbing “TRANSGEO.” 6(1), 20–27.

Nduru, R. E., Situmorang, M., & Tarigan, G. (2014). Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Produksi Padi Di Deli Serdang. Saintia Matematika, 2(1), 71–83.

Prihatini, D., Hidayat, W., & Rohaeti, E. E. (2019). Hubungan antara kemampuan berpikir kritis matematis dan kemandirian belajar siswa sma cimahi. 02(01), 167–173.

Purnomo, Y. (2017). Pengaruh Sikap Siswa pada Pelajaran Matematika dan Kemandirian Belajar Siswa terhadap Prestasi Belajar Matematika. JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika), 2(1), 93. https://doi.org/10.30998/jkpm.v2i1.1897

Rohendi, D. (2012). Developing E-Learning Based on Animation Content for Improving Mathematical Connection Abilities in High School Students. International Journal of Computer Science Issues, 9(4), 1–5.

Saputra, E. dkk. (2019). Pemanfaatan Software Geogebra Pada Matakuliah Matematika Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa Prodi Arsitektur Universitas Malikussaleh. Journal of Chemical Information and Modeling, 6(2), 212–217. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Sumarmo, U., Hidayat, W., Zukarnaen, R., Hamidah, M., & Sariningsih, R. (2012). KEMAMPUAN DAN DISPOSISI BERPIKIR LOGIS, KRITIS, DAN KREATIF MATEMATIK (Eksperimen terhadap Siswa SMA Menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah dan Strategi Think-Talk-Write). Jurnal Pengajaran Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 17(1), 17. https://doi.org/10.18269/jpmipa.v17i1.228

Supriadi, N. (2015). Pembelajaran Geometri Berbasis Geogebra Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 99–109. http://ejournal.upi.edu/index.php/jpmanper/article/view/00000%0AImpak

van Oers, B. (2010). Emergent mathematical thinking in the context of play. Educational Studies in Mathematics, 74(1), 23–37. https://doi.org/10.1007/s10649-009-9225-x




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v9i2.2758

Refbacks

  • There are currently no refbacks.