DISKALKULIA (KESULITAN MATEMATIKA) BERDASARKAN GENDER PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA MALANG

Firda Alfiana Patricia(1*), Kenys Fadhilah Zamzam(2),

(1) IKIP Budi Utomo Malang
(2) IKIP Budi Utomo Malang
(*) Corresponding Author


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa di sekolah dasar dalam memahami pelajaran matematika yang biasa disebut sebagai diskalkulia yang ditinjau berdasarkan gender. Instrumen penelitian berupa sebuah tes yang terdiri dari 8 pertanyaan bersifat uraian yang mengacu pada indikator diskalkulia siswa sekolah dasar yaitu kemampuan mengurutkan angka dari yang nilainya lebih besar atau lebih kecil, kemampuan memilih angka yang mempunyai nilai paling banyak atau paling sedikit, dan kemampuan menyatakan hasil dari sebuah operasi bilangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3 sekolah dasar sebanyak 150 siswa yang terdiri dari 80 siswa laki-laki dan 70 siswa perempuan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data tertulis yaitu hasil pekerjaan siswa sedangkan data tidak tertulis adalah hasil pengamatan dan wawancara. Pada analisis data, dihitung jumlah jawaban bernilai salah dari setiap nomor tes kemudian digolongkan sesuai dengan jenis diskalkulia yang sesuai dan diakhiri dengan wawancara untuk mengetahui kesulitannya. Hasil tes menunjukkan bahwa ditemukan 2 dari 9 jenis diskalkulia yaitu diskalkulia proctagnostic dan diskalkulia indiagnostic. Diskalkulia proctagnostic merupakan kesulitan belajar matematika dalam membandingkan dan mengurutkan bilangan. Diskalkulia indiagnostic merupakan kesulitan belajar matematika dalam memahami konsep operasi bilangan. Berdasarkan hasil jawaban siswa menunjukkan bahwa persentase jawaban yang paling banyak ditemukan kekeliruan adalah jawaban dari siswa perempuan.


Keywords


diskalkulia, gender, matematika, sekolah dasar

References


Aminah, Kurniawati, A., & Riska, K. (2018). Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Topik Pecahan Ditinjau dari Gender. Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika.

Azhari, B. (2017). Identifikasi Gangguan Belajar Dyscalculia Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah.Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika, 1(1), 60–74.

Bintoro, F. A., & Wijiastuti, A. (2016). Prevalensi Anak Kesulitan Berhitung di SD: Asesmen Matematika Berbasis Kurikulum. Jurnal Pendidikan Khusus.

Hall, J. (2012). Gender Issues in Mathematics : An Ontario Perspective. Journal Of Teaching And Learning, 8(1), 59–72.

Iftayani, I. (2018). Profil Kesulitan Belajar Matematika dan Kecenderungan Diskalkulia Pada Siswa Sekolah Dasar di Purworejo. SemNasPsi (Seminar Nasional Psikologi), 1(1), 41–52.

Kenedi, A. K., Helsa, Y., Ariani, Y., Zainil, M., & Hendri, S. (2019). Mathematical Connection Of Elementary School Students To Solve Mathematical Problems. Journal on Mathematics Education, 10(1), 69–80.

Leder, G. C., Forgasz, H. J., & Jackson, G. (2014). Mathematics , English and Gender Issues : Do Teachers Count ? Australian Journal of Teacher Education, 39(9).

MZ, Z. A. (2018). Perspektif Gender Dalam Pembelajaran Matematika. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 12(1), 15. https://doi.org/10.24014/marwah.v12i1.511

Nasser, A. (2016). The Difference Between Girls and Boys in Learning. Defense Language Institute Foreign Language School, 1(December). https://doi.org/10.1080/14616734.2018.1428997

Nfon, N. F. (2016). a Survey of the Mathematical Problems (Dyscalculia) Confronting Primary School Pupils in Buea Municipality in the South West Region of Cameroon. International Journal of Education and Research, 4(4), 437–450.

Raharjo, T., Kawuryan, F., & Ahyani, L. N. (2011). Identifikasi Learning Disability Pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Sosial dan Budaya, 136-142.

Rahman, M. (2016). Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender Pada Anak Berkebutuhan Khusus di Kudus. PALASTREN, 9(1), 137–160.

Sudha, P., & Shalini, A. (2014). Dyscalculia : A Specific Learning Disability Among Children. International Journal of Advanced Scientific and Technical Research, 2(4), 912–918.

Sugiyono. (2003). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Pusat Bahasa Depdiknas.

Trieni, P. (2018). The Difficulties Of Students In Learning Mathematics By Using Development Learning Sequences Approach In SD Negeri No. 08 Koto Berapak Kecamatan Bayang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic, 2(1), 39–49.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v8i2.2057

Refbacks

  • There are currently no refbacks.