PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN "JEJAK TIMUR" BERBASIS CAGAR BUDAYA SMAN 1 SEMARANG UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA
(1) Universitas PGRI Semarang
(2) Universitas PGRI Semarang
(3) Universitas PGRI Semarang
(*) Corresponding Author
Abstract
Penelitian ini didasarkan pada kemampuan berpikir kritis siswa rendah yang ditandai diantaranya kesulitan memahami informasi, menganalisis, mengevaluasi, serta mengaitkan konsep abstrak dengan konteks nyata. Kondisi ini menegaskan perlunya strategi media pembelajaran inovatif berorientasi pada kebutuhan siswa dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Jejak Timur berbasis Cagar Budaya SMAN 1 Semarang dan menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation) terintegrasi dengan pendekatan Design Thinking (Emphatize, Define, Ideate, Prototype, Test). Penelitian ini melibatkan 90 siswa dan 8 guru matematika dari SMAN 1, SMAN 5 dan SMAN 14 sebagai responden kebutuhan siswa dan guru. Selanjutnya penelitian difokuskan di SMAN 1 Semarang kelas X.04 sebagai eksperimen dan kelas X.05 sebagai kontrol. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dokumentasi, dan tes. Efektivitas produk diukur melalui tes kemampuan berpikir kritis yang kemudian dianalisis dengan ui t. Hasil penelitian pengembangan media jejak timur sebagai berikut: (1) hasil uji validasi didapatkan rata-rata kelayakan seluruh aspek media lebih dari 90%, dinilai sangat valid; (2) hasil uji kepraktisan sebesar 89,25% dengan kategori sangat praktis; (3) hasil uji efektivitas media dengan analisis uji-t dua pihak memperlihatkan terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 77,22 dan kelas kontrol sebesar 70,36. Untuk nilai uji t dengan Sig. (2-tailed) = 0,044 < 0,05. Uji N-Gain rata-rata peningkatan kelas eksperimen sebesar 0,61. Dengan demikian media Jejak Timur berbasis cagar budaya SMAN 1 Semarang dapat meningkatkan berpikir kritis siswa.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Ardiansyah, M. A. M., & Nugraha, M. L. (2022). Analisis Pemanfaatan Media Pembelajaran Youtube Dalam Meningkatkan Berpikir kritis Matematika Peserta Didik. In Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset Dan Inovasi Teknologi), 6 (1).
Ardila, A., Marzal, J., & Siburian, J. (2022). Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa dalam Memahami Materi Trigonometri Kelas X IPS. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 423-444.
Ayuni, S., Pasaribu, F. T., & Kumalasari, A. (2023). Desain Media Pembelajaran Berbasis STEM Design Thinking Berbantuan Video Animasi untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. Numeracy, 10(1), 45–58.
Brown, T. (2009). Change by Design: How Design Thinking Creates New Alternatives for Business and Society. Harper Business.
Cahyani, Z. K., Cahyono, A. N., & Waluya, B. (2024). Systematic literature review: Penggunaan aplikasi Math City Map terhadap kemampuan berpikir kritis. In PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika (pp. 739-743).
Cahyono, A. N., Kharis, M., Iqbal, M., Ahsan, M. G. K., Nugraha, A. A., & Rizal, N. (2023). Mendesain MathCityMap Trails di Taman Kota untuk Mendukung Program Smart City Kota Semarang. In PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika (Vol. 6, pp. 657-662).
Cahyono, A. N., Ludwig, M., & Marée, S. (2015). Designing mathematical outdoor tasks for the implementation of The MathCityMap-Project in Indonesia. In In pursuit of quality mathematics education for all: Proceedings of the 7th ICMI-East Asia Regional Conference on Mathematics Education (pp. 151-158).
Dwijayanti, I., & Wulandari, D. (2024). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Trigonometri Ditinjau dari Konsep Diri. JIPMat, 9(2), 314-323.
Dwijayanti, I., Utami, R. E., & Andri Nugroho, A. (2023). Peningkatan Kemampuan TPACK Calon Guru: Analisis Kemungkinan Kesalahan Pemahaman Konsep Aljabar Serta Strategi Pencegahannya. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 10(4), 2283-2290.
Ennis, R. H. (2011). The Nature of Critical Thinking: An Outline of Critical Thinking Dispositions and Abilities. University of Illinois.
Erlita, E., & Hakim, D. L. (2022). Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Segiempat Berdasarkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(3), 1122–1133.
Facione, P. A. (2015). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. Insight Assessment.
Gusmania, Y., & Agustyaningrum, N. (2020). Analisis pemahaman konsep matematis mahasiswa pada mata kuliah trigonometri. Jurnal Gantang, 5(2), 123-132.
Luka, I. (2014). Design Thinking in Pedagogy. Journal of Education Culture and Society, 5(2), 63–74. https://doi.org/10.15503/jecs20142.63.74
Luka, I. (2019). Design thinking in pedagogy: Frameworks and uses. European Journal of Education, 54(4), 499–512. https://doi.org/10.1111/ejed.12367
Nugroho, A. A. (2023). Meta-analysis: Effect of problem approach and inquiry approach toward students’ mathematical critical thinking skill over the past 4 years. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 1-10.
Nurwahid, M., & Ashar, S. 2023. Media Pembelajaran Panganmewah dan Jargon untuk Meningkatkan Berpikir kritis dan Motivasi Belajar Siswa pada Materi Perbandingan Trigonometri. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 221-234
Purnomo, D. J., Dwijayanti, I., & Nugroho, A. A. (2025). Enhancing Trigonometric Critical Thinking Through Innovative Learning: A Design Thinking Approach. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(2), 2402–2414.
Sulistyowarno, A. W., Dwijayanti, I., & Muhtarom. (2024). Eksplorasi Pembelajaran Matematika Berbasis Design Thinking dalam Pengembangan Media Interaktif Siswa SMA. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 5(2), 210–222.
Susanti, N. I., & Asnawi, M. H. (2025). Analisis Kesulitan Siswa dalam Kemampuan Berpikir Kritis untuk Menyelesaikan Soal Suku Banyak. MAXIMA: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 77–90.
DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v15i1.14282
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.png)

.png)