PENGARUH TINGKAT KEPADATAN PENDUDUK, KEMISKINAN DAN AIR BERSIH TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA TAHUN 2015-2024 DALAM PERSEPEKTIF EKONOMI ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.24127/jp.v14i2.15793Keywords:
Ekonomi Islam, Tingkat Kepadatan Penduduk, Kemiskinan, Air Bersih, Indeks Pembangunan ManusiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kepadatan penduduk, kemiskinan, dan akses air bersih terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia dalam perspektif ekonomi Islam selama periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian parsial (uji t), simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepadatan penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, yang mengindikasikan bahwa konsentrasi penduduk dapat mendorong peningkatan kualitas pembangunan manusia apabila diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur dan layanan publik yang memadai. Sementara itu, kemiskinan terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM, karena keterbatasan ekonomi menghambat akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan standar hidup yang layak. Akses air bersih juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, terutama melalui peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Dalam perspektif ekonomi Islam, temuan ini menegaskan pentingnya prinsip keadilan, pemerataan, dan pemenuhan kebutuhan dasar sebagai fondasi utama pembangunan manusia yang berkelanjutan.
Â
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Promosi: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
