PENGARUH LITERASI FINANSIAL DAN PERCEIVED EASE OF USE TERHADAP PENGGUNAAN CASHLESS PAYMENT BERUPA QRIS PADA MAHASISWA FKIP UNS SEBAGAI GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.24127/jp.v14i2.13635Keywords:
Literasi finansial, Perceived Ease of Use, Cashless Payment, QRISAbstract
Cashless society adalah suatu konsisi perekonomian yang proses transaksinya tidak lagi menggunakan uang kartal dan giral atau tunai, lebih memanfaatkan fitur transfer secara elektronik melalui suatu platform pembayaran digital. Alat cashless payment tersebut adalah dalam bentuk pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Permasalahan yang ditemukan bahwa hampir seluruh mahasiswa FKIP UNS sudah mengenal layanan cashless payment ataupun QRIS, namun mereka jarang menggunakannya dalam proses transaksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh literasi finansial dan perceived ease of use terhadap penggunaan cashless payment pada mahasiswa FKIP UNS. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah menggunakan jenis kuntitatif deskriptif. Dengan teknik simple random sampling terpilih sampel sebanyak 377 responden. Teknik pengumpulan data berupa instrumen tes digunakan untuk mengukur variabel tingkat literasi finansial serta kuesioner untuk mengukur variabel perceived ease of use dan penggunaan cashless payment dengan skala likert. Analisis data penelitian menggunakan regresi linear berganda. Hasil membuktikan bahwa literasi finansial dan perceived ease of use berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan cashless paymnt pada mahasiswa FKIP UNS secara parsial dan simultan.Published
2026-06-22
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 PROMOSI (Jurnal Pendidikan Ekonomi)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











