Abstract45 Views





ARTICLES

Peran Aktivisme sebagai Mediator dalam Hubungan Social Dominance Orientation terhadap Niat Radikalisme Mahasiswa


Andayu Dyah Fitriannisa1*, Miftahun Najah2

[1] Universitas Negeri Semarang, Indonesia. [2] Universitas Negeri Semarang, Indonesia.

Abstract

Mahasiswa seringkali dipandang sebagai agen perubahan yang memiliki sikap kritis tinggi, namun disisi lain, mahasiswa rentan terhadap paparan ide radikalisme. Fenomena mobilisasi politik yang bersifat koersif (Radikalisme) di lingkungan kampus, merupakan isu kompleks yang dapat dipengaruhi oleh cara individu atau kelompok dalam memandang hierarki sosial dan partisipasi keterlibatan mereka dalam suatu gerakan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Social Dominance Orientation (SDO) terhadap kecenderungan radikalisme pada mahasiswa dengan aktivisme sebagai mediator. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan explanatory. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 246 mahasiswa dengan karakteristik mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang bergabung maupun tidak bergabung dalam organisasi kemahasiswaan.  Analisis data dilakukan menggunakan software statistik untuk dilakukan uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDO dapat berpengaruh signifikan secara langsung terhadap niat radikalisme dengan nilai p<0,001. Lalu, SDO dapat berpengaruh signifikan terhadap niat radikalisme melalui aktivisme sebagai mediator dengan nilai p= 0,002.

Keywords

Social Dominance Orientation; Aktivisme; Radikalisme; Psikologi Sosial

Article Info

Artikel History: Submitted: 2026-02-28 | Published: 2026-06-01
DOI: http://dx.doi.org/10.24127/gdn.v16i2.15873
Vol 16, No 2 (2026) Page:

(*) Corresponding Author: Andayu Dyah Fitriannisa, Universitas Negeri Semarang, Indonesia, Email: andayufitriannisa@students.unnes.ac.id