DEFRAGMENTING PROSES BERPIKIR PSEUDO SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA

Junaidi Fery Efendi, Ryan Angga Pratama

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat proses berpikir pseudo salah atau benar serta melihat dan melakukan defragmenting dalam menata kembali kesalahan proses berpikir siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengambilan subjek penelitian sebanyak 11 siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 10 Surabaya. Teknik pengumpulan data dengan lembar soal tes dilanjutkan dengan wawancara, kemudian dianalisis dan dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan siswa mengalami pseudo salah dimana jawaban salah namun setelah refleksi siswa mampu memberikan jawaban yang benar. Pada proses berpikir pseudo ini siswa mengalami kesalahan mengkontruksi konsep matematika, kesalahan berpikir analogi dan kesalahan penempatan konsep matematika. Tahapan yang dilakukan dalam menata kembali proses berpikir pseudo maka dilakukan defragmenting yaitu dengan memberikan scaffolding, conflict cognitive dan disequilibrasi. Hasil yang diperoleh dalam defragmenting siswa mampu mengkontruksi, menganalogi dan menempatkan konsep matematika secara terstruktur.

 

The purpose of this research is to see the right or wrong of pseudo thinking process, also to see and do defragmenting in rearranging students' thinking process errors.  This study used a descriptive qualitative approach by taking 11 research subjects of students in class IX Muhammadiyah 10 School.  Data collection techniques with test questions continued with interviews, then analyzed and described.  The results showed students experienced wrong pseudo where the answers were wrong, but after reflection students were able to give correct answers.  In this pseudo thinking process students have errors experience to constructing mathematical concepts, analogical thinking errors and placement errors of mathematical concepts. The steps taken to restructure the pseudo thinking process are carried out by defragmenting, that are providing scaffolding, cognitive conflict and disequilibration.  The results obtained in defragmenting students are able to construct, analogize and placement of mathematical concepts in a structured and correct manner.


Keywords


conflict cognitive; defragmenting; disequilibrasi; pseudo; scaffolding; conflict cognitive; defragmenting; disequilibrasi; pseudo; scaffolding

References


Aisya, S., Kusaeri, & Sutini. (2019). Restrukturisasi berpikir siswa melalui pemunculan skema dalam menyelesaikan soal ujian nasional mata pelajaran matematika. Jurnal Review Pembelajaran Matematika, 4(2), 43–56.

Badaruddin, Kadir, & Anggo, M. (2016). Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Soal-soal Operasi Hitung Pecahan pad Siswa Kelas VII SMP Negeri 10 Kendari. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 5(1), 99–113.

Haryanti, S. (2018). Pemecahan Masalah Matematika melalui Metode Defragmenting. JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika), 3(2), 199. https://doi.org/10.30998/jkpm.v3i2.2768

Indri, H. Y., & Widiyastuti, E. (2018). Analisis Berpikir Pseudo Dalam Memecahkan Masalah Matematika. AlphaMath : Journal of Mathematics Education, 4(2), 61. https://doi.org/10.30595/alphamath.v4i2.7634

Kennedy, M. L. (2008). Guiding Children’s Learning of Mathematics. Courier Corporation.

Kirnasari, T. P., As’ari, A. R., & Irawati, S. (2016). Defragmenting struktur berpikir untuk memperbaiki kesalahan siswa dalam memecahkan masalah persamaan kuadrat. Jurnal Pembelajaran Matematika, 3(2), 128–138.

Ormrod, J. E. (2009). Psikologi Pendidikan Membantu Siswa Tumbuh dan Berkembang. Erlangga.

Prayitno, A., Kaka, R., & Hamid, A. (2018). Pemberian Scaffolding Berdasarkan Kesalahan Matematika. 3(2), 161–172.

Pujilestari. (2018). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Sma Materi Operasi Aljabar Bentuk Pangkat Dan Akar. Jisp, 2(1), 226–232.

Rochayati, M. Y., & Fa’ani, A. M. (2019). Defragmenting struktur berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah analogi. Proceeding of International Confrence on Islamic Education: Challenges in Technology and LiteracyFaculty of Education and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 321–330.

Siswandi, E. (2016). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika konstektual pada materi segiempat berdasarkan analisis newman ditinjau dari perbedaan gender. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 4(7), 633–643.

Sopamena, P., Mastuti, A. G., & Hukom, J. (2018). Analisis Kesalahan Berpikir Pseudo Siswa dalam Mengkonstruksi Konsep Limit Fungsi Pada Siswa Kelas XII IPA SMA Negeri 11 Ambon. Prosiding SEMNAS Matematika & Pendidikan Matematika IAIN Ambon, Februari, 209–215.

Subanji, S., & Nusantara, T. (2016). No TitleThinking Process of Pseudo Construction in Mathematics Concepts. International Education Studies, 9(2), 17–31.

Subanji, & Toto. (2013). Karakteristik Kesalahan Berpikir Siswa dalam Mengkonstruksi Konsep Matematika. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(2), 208–211.

Vilianti, Y. C., Pratama, F. W., & Mampouw, H. L. (2018). Description of The Ability of Social Arithedical Stories by Study Problems by Students VIII SMP Reviewed from The Polya Stage. International Journal of Active Learning, 3(1), 23–32.

Vinner, S. (1997). The pseudo-conceptual and the pseudo-analytical thought processes in mathematics Learning. Educational Studies in Mathematics, 34, 97–129.

Wibawa, K. A., Nusantara, T., Subanji, S., & Parta, I. N. (2017). Fragmentation of Thinking Structure’s Students to Solving the Problem of Application Definite Integral in Area. International Education Studies, 10(5), 48. https://doi.org/10.5539/ies.v10n5p48

Wibowo, T., Purwoko, R. Y., & Swaraswati, T. (2018). Analisis Berpikir Pseudo Siswa Dalam. Jurnal Review Pembelajaran Matematika, 4(2), 115–127.

Wulandari, T. (2018). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi lingkaran. Jurnal Pendidikan Tembusai, 2(6), 1693–1697.

Yani, M., Ikhsan, M., & Marwan. (2016). Proses Berpikir Siswa Sekolah Menengah Pertama Dalam Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkanlangkah-Langkah Polya. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 43–58.

Yuwono, T., Supanggih, M., & Ferdiani, R. D. (2018). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Prosedur Polya. Jurnal Tadris Matematika, 1(2), 137–144. https://doi.org/10.21274/jtm.2018.1.2.137-144




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v9i3.2956

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing by: