Perbandingan Pemahaman Konsep Siswa Pada Pembelajaran Impuls Dan Momentum Menggunakan Media Animasi 3D dengan 2D

Haditya Aprita Lora, Feriansyah Sesunan, Ismu Wahyudi

Abstract


This research aims to know a better concept comprehension between using 3D animation learning media with 2D on Impuls and Momentum learning and describe the concept comprehension on both treatments. The research method used is quantitative and descriptive. The research data was obtained through multiple choice test with the certainty of response index (CRI) answer sheet. The research design used was Pretest-Posttest Equivalent Group Design with a sample of two experimental classes selected at random. The results using Mann Whitney U-test showed a significance value of 0.009. This shows that the students' concept comprehension using 3D animation learning media is higher than using 2D animated learning media. The concept comprehension of students who understand the concept of the class using 3D animation media that is 41.99%, while the class that uses 2D animation media is 34.38%. For the misconception level in the classroom that uses 3D animation media that is 41.02%, while the class that uses 2D animation media is 43.95%.


Keywords


3D and 2D animation, concept comprehension, Impulse and Momentum

Full Text:

PDF

References


Arief, M. K., Handayani, L., & Dwijananti, P. (2012). Identifikasi Kesulitan Belajar Fisika Pada Siswa RSBI : Studi Kasus Di RSMABI Se Kota Semarang. Unnes Physics Education. 1(2252). 5–10. (Online) di http://journal.unnes.ac.id/sju/ pada 17 November 2017.

Aunurrahman. 2013. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Emzir. 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan Kualitatif Edisi Revisi. Jakarta: Rajagrafindo.

Hafizah, D., Haris, V., Eliwatis. (2014). Analisis Miskonsepsi Siswa Melalui Tes Multiple Choice Menggunakan Certainty Of Response Index Pada Mata Pelajaran Fisika Man 1 Bukittinggi. Pendidikan MIPA. 1, 100–103. (Online) http://download. portalgaruda.org/article.php?articlepada 10 November 2017.

Mashuri, M., Ertikanto, C. & Suana, W. (2015). Pengembangan Media Interaktif Menggunakan Autodesk Maya Untuk Pembelajaran Momentum-Impuls Berbasis Inkuiri. Jurnal Pembelajaran Fisika. 3(5). 11–24. (Online) di www.jurnal.fkip. unila.ac.id/index.phpp/JPF/article/view/9954 pada 10 November 2017.

Mustaqim, T. A., Zulfiani, & Herlanti, Y. (2014). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Dengan Menggunakan Metode Certainty of Response Index (CRI) Pada Konsep Fotosintesis Dan Respirasi Tumbuhan. EDUSAINS. VI(2). 147–152. (Online) di http://journal. uiinjkt.ac.id pada 11 November 2017.

Nursyamsi, A., Gunawan, D., & Aprilia, I. D. 2015. Perbandingan Media Model 3D Dengan Media Chart 2D Terhadap Pemahaman Bangun Ruang Dalam Pembelajaran Matematika Pada Anak Tunarungu di 2 SLB Kota Banjar. Pendidikan Khusus. 2–3. (Online) dari http://repository.upi.edu diakses pada 31 Maret 2018.

Rahmattullah, M. (2011). Pengaruh Pemanfaatan Media Pembelajaran Film Animasi Terhadap Hasil Belajar. Edisi Khusus (1 ISSN 1412-565X). 178–186. (Online) di http://eprints.uny.ac.id pada 11 November 2017

Riasti, M. F., Suyatna, A., & Wahyudi, I. (2016). Pengembangan Media Inetraktif Model Tutorial Pada Materi Impuls dan Momentum. Pembelajaran Fisika. 4(1). 81–91. (Online) di wwww.jurnal.fkip.unila. ac.id/index.phpp/JPF/article/view/13549 pada 11 November 2017

Riduwan. 2012. Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru, Karyawan, Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.

Sari, N. W., & Samawi, A. (2014). Pengaruh Penggunaan Media Animasi Terhadap Hasil Belajar Ipa Siswa Slow Learner. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa. 1(2). 140-144. (Online) di http://journal.um. ac.id pada 11 November 2017.

Suyatna, A., Anggraini, D., Agustina, D., & Widyastuti, D. (2017). The role of visual representation in physics learning : dynamic versus static visualization. In Physics Conference Series. pp. 1–7. [Online] Bandar Lampung: IOP Publishing Ltd. https://doi.org/10. 1088/1742-6596/909/1/012048 diakses pada 12 April 2018.

Tavanti, M., & Lind, M. (2001). 2D vs 3D, Implications on Spatial Memory. In Proceedings of the IEEE Symposium on Information Visualization 2001 (INFOVIS’01). Vol. 2001. p. 145). [Online] di https://doi.org/10.1109/INFVIS.2001.963291 pada 11 November 2017.

Triwibowo, S., Abdurrahman, & Nyeneng, I. D. P. (2013). Perbandingan Hasil Belajar Kognitif Siswa Menggunakan Media Simulasi Komputer dan Media Realia. Pembelajaran Fisika. 1(7). 77–88. (Online) di www.jurnal.fkip.unila. ac.id/index.phpp/JPF/article/view/3371/2074 pada 11 November 2017.

Yogantari, P. (2015). Identifikasi Kesulitan Siswa dalam Pembelajaran Fisika. Seminar Nasional Fisika Dan Pembelajarannya. 7–11. (Online) di www.m-id.123dok.com/ pada 11 November 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/jpf.v7i1.1395

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Indexing by:

                                   

 

   


View JPF Stats

 

 Creative Commons License
Jurnal Pendidikan Fisika by Prodi Pendidikan Fisika is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

 

Flag Counter