IMPLEMENTATION OF GRAMMATICAL EQUIVALENCE IN INDONESIA INTO ENGLISH TRANSLATION

WIDHIA NINSIANA

Abstract


Padanan sangat penting dalam penerjemahan. Keberadaannya merupakan jembatan untuk mempermudah penerjemah ketika mengalami kesulitan dalam menemukan makna sebagimana yang dimaksud dalam teks bahasa sumber (Bsu). Penerjemah sering tidak menemukan kata atau kelompok dalam bahasa sasaran yang mengungkapkan makna yang sama dengan kata atau kelompok dalam bahasa sumber. Hal ini disebabkan karena konsep bahasa Indonesia berbeda dengan bahasa lain (Inggris)

Untuk mengatasi permasalahan ini digunakanlah penyesuaian padanan gramatikal. Padanan grammatikal adalah sebuah tipe dalam padanan terjemahan. Padanan gramatikal terdiri atas number, gender, person, tense dan aspect, and voice. Dengan penerapan ke enam strategi ini dalam proses penerjemahan diharapkan padanan bahasa sumber mendekati padanan  bahasa sasaran.

 

 


Keywords


Padanan, padanan gramatikal, bahasa sumber (Bsu), bahasa , sasaran (Bsa)

References


Baker, M., (1992). In Other Words: A Coursebook in Translation, Routledge, London.

Catford, S.C., (1965). A Linguistic Theory of Translation. Oxford University Press, London.

Hornby, A., S., Cowie, A., P., (1989). Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current English, Oxford University Press, Oxford.

Nida, E., A., (1959). “Principle of Translation as Exemplified by Bible Translating,” In On Translation, Ed. RA Brower, Cambridge University Press Cambridge.

Radford, Andrew et al. (2009). Linguistics An Introduction. Second Edition. Cambridge University Press : United Kingdom

Rowling, 3, K, (1998). Harry Potter and the Chamber of Secrets, Bloomsbury, London.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/pj.v1i2.1118

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 WIDHIA NINSIANA

Flag Counter