KEMELIMPAHAN DAN AKTIVITAS MENGGIGIT NYAMUK Aedes sp PADA DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA METRO, LAMPUNG

Suharno Zen

Abstract


Aedes sp mosquitoes as vectors of disease Dengue fever remains a serious health problem in Indonesia. This research is important to be studied because by knowing the abundance and activity of the mosquito bite would help in early warning and the work were done as a form of prevention / preventive direct contact with mosquitoes. The research was conducted in the Village Metro District of Metro Center on RT 09, RT 11 and RT 10. RT 12. Catching adult mosquitoes do 1 time per week in the month of April 2014 from the hours 06: 00-18: 00. The method used for catching mosquitoes is to use bait human foot (human landing) for 20 minutes. Results showed the peak activity occurred 2 times, ie at 09:00 to 9:55 and at 16:00 to 16:55 pm. Blood biting behavior of Aedes sp in Metro City is anthropophilic. Values for the relative abundance of fishing activity in the house (endofagik) of 7.28, while for fishing activities outside the home (eksofagik) 9.5.

Kata Kunci: Aedes sp, anthropofilik, human baiting.


References


Aradilla, Ashry Sikka. 2009. Uji Efektifitas Larvasida Ekstrak Ethanol Daun Mimba (Azadirachta indica) terhadap Larva Aedes aegypti. Laporan Akhir Penelitian tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang.

Departemen Kesehatan RI. Ditjen PPM & PLP. 2001. Pedoman Ekologi dan Aspek Perilaku Vektor. Jakarta.

Departemen Kesehatan RI, 2004. Tata Laksana Demam Berdarah Dengue. Jakarta.

Departemen Kesehatan RI. 2004. Kebijaksanaan Program P2-DBD dan Situasi Terkini DBD di Indonesia. Jakarta.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2008. Kunci Identifikasi Nyamuk Aedes. Jakarta: Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Jakarta.

Dinas Kesehatan Kota Metro. 2012. Laporan Kegiatan Program P2 DBD Kota Metro Bulan Januari s.d Desember Tahun 2007 - 2012. 10 Hal.

Dinas Kesehatan Kota Metro. 2013. Laporan Kegiatan Program P2 DBD Kota Metro Bulan Januari s.d Desember Tahun 2013 – April 2015. 6 Hal.

Dinas Kesehatan Kota Metro. 2013. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro 2010-2015. Metro.

Hadi, Upik Kesumawati, Susi Soviana, Dwi Djayanti Gunandini. 2012. Aktivitas Nokturnal Vektor Demam Berdarah Dengue di Beberapa Daerah di Indonesia. Jurnal Entomologi Indonesia. Vol. 9, No. 1, April 2012 1-6. ISSN: 1829-7722.

Hasyimi, M., Nanny Harmany, Pangestu. 2009. Tempat-Tempat Terkini yang disenangi untuk Perkembangbiakan Vektor Demam Berdarah Aedes aegypti. Media Litbang Kesehatan. Volume XIX Nomor 2 Tahun 2009.

Gandahusada, Srisasi, Herry D. Ilahude DAP&E, Pribadi Wita. 1998. Parasitologi Kedokteran. UI Press. Jakarta:

Sembel, Dantje T. 2009. Entomologi Kedokteran. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET

Sitio, Anton. 2008. Hubungan Perilaku Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Kebiasaan Keluarga dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan Tahun 2008. Tesis tidak diterbitkan. Semarang: Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro Semarang.

Supartha, I Wayan. 2008. Pengendalian Terpadu Vektor Virus Demam Berdarah Dengue, Aedes aegypti (Linn.) dan Aedes albopictus (Skuse) (Diptera:Culicidae). Penelitian Ilmiah, 3-6 September 2008. Taki-Takining Sewaka Guna Widya. Hal: 1-5.

Veridiana, Ni Nyoman., Triwibowo, A.G.,Hayani, A., dkk. 2008. Pengamatan Indeks Jentik dan Tempat Perkembangbiakan Aedes aegypti di Kota Palu. Jurnal Vektor Penyakit. Lokalitbang P2B2 Donggala. Vol 2, No. 1, 1-7 hal. ISSN 1978-3647.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/bioedukasi.v5i2.794

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Bioedukasi : e-ISSN (2442-9805), p-ISSN (2086-4701)

Jl. Ki Hajar Dewantara, Kota Metro, Lampung, Indonesia 

(Phone1) +6285292078488 (Email1) bioedukasi.ummetro@gmail.com
(Phone2) +6281272920110

 Bio Statistik  

Web
Analytics VIEW MY STATE (Pengunjung Kami)

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

Flag Counter