PENGARUH COOPERATIVE LEARNING DIPANDU INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA BERKEMAMPUAN ATAS DAN BAWAH DI KOTA METRO

Handoko Santoso

Abstract


The purpose of this research is to know the influence of biology teaching through inquiry integrated with cooperative towards the critical thinking ability. This research addresses the role of inquiry and cooperative learning strategy as well as these interactions towards the increase of the critical thinking ability. Quasi experimental research of Pretest-postest nonequivalent control group design with factorial design 2x2x2 were implemented on the odd semester in academic years of 2006/2007  on X grade student of the state SMA in Metro City Lampung. The  research sample consists of 96 students, comprising of student from high and low academic abilities. To examine hypothesis, it is used Ancova technique and continued by LSD test. There was a difference on the critical thinking ability  between students who learn by inquiry level 1 with student who learn by inquiry level 2, between students, who have high academic ability and students who have low academic ability, and there was not difference on the critical thinking ability  between students who learn by STAD cooperative  with student who learn by TPS. There is no effect of interaction between inquiry with cooperative, inquiry with student’s academic ability, cooperative with student’s academic ability, inquiry with cooperative and student’s academic ability towards the cognitive achievement

 

Kata kunci: cooperative learning, inquiry, berpikir kritis


Full Text:

PDF

References


Ardana, W. 2000. Reformasi Pembelajaran Menghadapi Abad Pengetahuan. Makalah disajikan dalam Seminar dan Diskusi Panel Nasional Teknologi Pembelajaran V. Diselenggarakan oleh Program Studi TEP PPS UM bekerjasama dengan Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI) Cabang Malang, 7 Oktober 2000.

Aryana. IBP. 2004. Pengembangan Perangkat Model Belajar Berdasarkan Masalah Dipandu Cooperative learning Serta Pengaruh Implementasinya Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas Pada Pelajaran Ekosistem. Disertasi tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Callahan, J.F. Clark, L. H. Kellough, R.D. 1992. Teaching in The Middle and Secondary Schools. New York: Macmillan Publishing Company.

Corebima, A.D. 2002. Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP) Sebagai Alat Pembelajaran IPA-Biologi Konstruktivistik Untuk Meningkatkan Penalaran Siswa SLTP di Jawa Timur. Laporan Riset Unggulan Terpadu VIII Bidang Dinamika Sosial, Ekonomi dan Budaya. Malang: Lemlit Universitas Negeri Malang.

Depdiknas. 2005. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendikan. Jakarta: Depdiknas.

Ibrahim, M. 2002b. Teori Belajar Konstruktivisme. Jakarta: Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Departemen Pendidikan Nasiona.

Nasution, S. 1988. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.

Noornia, Z. 1997. Penerapan Pembelajaran Kooperatif dengan Metode STAD pada Pengajaran Persen di Kelas VI SD Islam Al Ma’arif 02 Singosari. Tesis Ti¬dak Diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Nurhanurawati. 2003. Penerapan Belajar Kooperatif Model STAD Dalam Pembelajaran Konsep Limit Barisan Pada Mahasiswa Matematika FKIP UNILA Lampung. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang

Nur, M. & Muchlas, S. 1996. Teori Pembelajaran IPA dan Hakekat Pendekatan Keterampilan Proses. Jakarta: Depdikbud.

Qodriyah. 2002. Upaya Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Melalui Pembelajaran Kooperatif (Tyoe STAD) Pada SMU Wahid Hasyim. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

.

Sunarsih. 2006. Penerapan TPS (Think-Pairs-Share) dalam Pembelajaran Berbasis Konstruktivis untuk Meningkatkan Proses Belajar Biologi Kelas X SMAN 2 Malang. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: FMIPA Universitas Negeri Malang.

Susantini, E. 2004. Memeperbaiki Kualitas Proses Pembelajaran Genetika Melalui Strategi Metakognitif Dalam Pembelajaran Kooperatif Pada Siswa SMU. Disertasi. tidak diterbitkan. Malang: Program Pasasarjana UM Malang

Suyanto. 2005. Inovasi Pembelajaran. Makalah disajikan dalam acara Pelatihan Metodologi Penelitian Tindakan Kelas dan Penelitian untuk Peningkatan Kulaitas Pembelajaran, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Batam, 8-11 Agustus 2005.

Taufik. 2005. Upaya Meningkatkan Motivasi da Hasil Belajar Kimia Melalui Pembelajaran Kooperatif Model STAD pada MAN Rukoh Kota Banda Aceh. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang

Tindangen, M. 2006. Implementasi Pembelajaran Kontekstual Peta Konsep Biologi SMP pada Siswa Berkemampuan Awal Berbeda di Kota Malang dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dan Hasil Belajar Kognitif. Malang: Disertasi tidak diterbitkan. Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang

Trilling, B. & Hood, P. 1999. Learning, Technology, and Education Reform in The Knowledge Age. Educational Technology. Mey-Juni; 5-18.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/bioedukasi.v1i2.193

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Bioedukasi : e-ISSN (2442-9805), p-ISSN (2086-4701)

Jl. Ki Hajar Dewantara, Kota Metro, Lampung, Indonesia 

(Phone1) +6285292078488 (Email1) bioedukasi.ummetro@gmail.com
(Phone2) +6281272920110

 Bio Statistik  

Web
Analytics VIEW MY STATE (Pengunjung Kami)

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

Flag Counter